Menu

Mode Gelap
Paman Birin Terima Penghargaan BAZNAS Award 2024, Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Belasan Kilo Sabu Diblender, 88.764 Orang Selamat dari Penyalahgunaan Narkoba Anggota KPPS Tabalong Meninggal, Ternyata Masih Pelajar Haul ke-4 Guru Zuhdi Dilaksanakan Tanggal 7 Maret 2024  Realisasi Investasi Kalsel Tahun 2023 Capai 19,7 T, Terbesar Pertambangan

Daerah

Normalisasi Sungai, HST Datangkan 2 Excavator Amphibi


 Bupati HST Aulia Oktafiandi memantau kegiatan pembersihan raba yang menutup aliran sungai di Desa Kayu Rabah Kecamatan Pandawan.(foto istimewa) Perbesar

Bupati HST Aulia Oktafiandi memantau kegiatan pembersihan raba yang menutup aliran sungai di Desa Kayu Rabah Kecamatan Pandawan.(foto istimewa)

Kalseldaily.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) Kalimantan Selatan (Kalsel) mendatangkan dua unit “Excavator Amphibi” berbobot delapan dan 20 ton untuk menanggulangi banjir yang kerap melanda daerah itu.

 

“Saat ini excavator kita gunakan untuk mengeruk dan membersihkan tumpukan sampah di sungai pedesaan yang rawan banjir,” kata Bupati HST Aulia Oktafiandi di Barabai, Hulu Sungai Tengah, Jumat.

 

Baca juga: Dandim 1002/HST pamit diwarnai penanganan banjir hingga COVID-19

 

Aulia menyebutkan Pemkab HST fokus mengeruk sampah sungai di Desa Pahalatan Kecamatan Labuan Amas Utara dan Desa Kayu Rabah Kecamatan Pandawan.

 

“Saya sudah memonitoring langsung pengerukan sampah di sungai, saya ingin excavator ini lebih dioptimalkan untuk membersihkan sampah yang menutup aliran sungai di Hulu Sungai Tengah,” ucapnya.

 

Dia mengungkapkan banjir di daerah itu menjadi permasalahan yang belum dapat dituntaskan, terlebih jika banyak tumpukan kayu menutupi aliran sungai saat curah hujan deras menyebabkan banjir cukup besar.

 

Sehingga, menurut Aulia, pembelian dua unit excavator itu merupakan langkah tepat pemerintah daerah untuk mengatasi masalah banjir.

 

Aulia menjelaskan dua unit excavator berbobot delapan dan 20 ton itu mempermudah pembersihan sampah dan tumpukan kayu di area sungai yang lebar seperti Sungai Barabai dan Sungai Batang Alai.

 

Dia meminta dukungan dan doa masyarakat setempat agar alat tersebut dapat menyelesaikan penanggulangan banjir yang menjadi masalah utama di Hulu Sungai Tengah.

 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten HST Syahidin berharap penggunaan dua unit excavator itu mampu membuka aliran sungai akibat tumpukan sampah dan kayu sehingga mengurangi volume genangan air.

 

Dia mengungkapkan dengan berkurangnya genangan air yang selama berdampak membanjiri area sawah, para petani diharapkan lebih optimal memanfaatkan lahan pertanian. Bahkan terkadang juga air sungai sama sekali tidak mengalir ke hilir karena terhambat di hulu karena tumpukan sampah.

 

“Kita ingin kebijakan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syahidin.

 

Tim Editor

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pasien Mabuk Kecubung di Kalsel Jadi 47 Orang, Ada yang Diisolasi Karena Mengamuk

12 July 2024 - 18:24

5.000 Ekor Burung Dilepas BKSDA Kalsel di Tahura Sultan Adam

10 July 2024 - 20:13

Pengguna LPG Bersubsidi di Kalsel ‘Over’ dari Kuota

10 July 2024 - 08:43

Paman Birin Dikukuhkan menjadi Anggota Kehormatan Persatuan Purnawirawan TNI AD

10 July 2024 - 08:32

Mabuk Kecubung Resahkan Warga Banjarmasin, Polisi Buru Pengedar

9 July 2024 - 15:37

Penyerahan LHP-LKPP 2023, Paman Birin Pastikan Pengunaan APBD Berdampak untuk Kesejahteraan Rakyat

9 July 2024 - 14:16

Trending di Daerah