Menu

Mode Gelap
Paman Birin Terima Penghargaan BAZNAS Award 2024, Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Belasan Kilo Sabu Diblender, 88.764 Orang Selamat dari Penyalahgunaan Narkoba Anggota KPPS Tabalong Meninggal, Ternyata Masih Pelajar Haul ke-4 Guru Zuhdi Dilaksanakan Tanggal 7 Maret 2024  Realisasi Investasi Kalsel Tahun 2023 Capai 19,7 T, Terbesar Pertambangan

Daerah

Hutan Kahung Geopark Meratus Jadi Situs Lomba Karya Jurnalistik Porwarnas Kalsel 2024


 Hutan Kahung Geopark Meratus Jadi Situs Lomba Karya Jurnalistik Porwarnas Kalsel 2024 Perbesar

Kalseldaily.com – Pekan olahraga wartawan nasional (Porwanas) ke XIV yang akan digelar di Provinsi Kalimantan Selatan, akan mengusung tema Meratus Geopark, the soul of Borneo.

Karena itu, salah satu cabang lomba, yaitu karya jurnalis mengambil lokasi di Hutan Kahung, satu dari 74 geosite geopark Meratus.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Chandra Bangun, menjelaskan meski Porwarnas sebagai ajang olahraga, namun pelaksanaannya juga mempertandingkan karya jurnalistik yang temanya selaras dengan spirit Hari Pers Nasional (HPN), yakni mengusung isu keselamatan lingkungan.

“Jadi gini Porwanas kali kan tidak hanya olahraganya ya, tapi juga ada kegiatan jurnalistik dan khususnya

itu mengenai rencana Geopark Meratus, saya kira memang kegiatan Pers ini sejalan mengenai lingkungan, penyelamatan aset-aset alam seperti Meratus yang sudah diusulkan ke UNESCO menjadi Unesco Global Geopark,” paparnya.

Melalui karya jurnalistik itu, PWI ingin aktif mengampanyekan Meratus sebagai Geopark yang diakui UNESCO.

“Kalau diakui nanti akan ada anggaran-anggaran, ada hibah-hibah dari organisasi internasional untuk membantu penyelamatan lingkungan dan flora fauna yang ada di kawasan hutan lindung itu,” terang dia, usai meninjau venue pembukaan Porwanas, yaitu GOR milik Pemprov Kalsel, Minggu (4/2/20244). (RW)

Ketua Harian Badan Pengelola Meratus Geopark, Hanifah Dwi Nirwana mengapresiasi keinginanan seluruh masyarakat Banua untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya dan alam Kalsel.

“Kami sangat menyambut baik, tentunya ini menjadi momentum penting buat Geopark Meratus untuk lebih dikenal secara nasional maupun global. Sebagaimana diketahui tahap sekarang ini sedang mempersiapkan diri untuk dilakukan evaluasi guna mendapatkan status sebagai UNESCO global geopark,” jelas Hanifah

Dijelaskan Hanifah, saat ini diperlukan kerjasama banyak kepada berbagai pihak, termasuk juga dari media melalui karya tulis jurnalistik. Pemberitaan Geopark Meratus disebutkan menjadi semakin dikenal oleh masyarakat Kalsel dan juga masyarakat dunia.

“Pohon besar tersebut dimensinya sangat luar biasa sehingga ketika ingin mengelilingi pohon perlu 7 sampai 8 orang merentangkan tangannya,” tutupnya.

Tim Editor

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pasien Mabuk Kecubung di Kalsel Jadi 47 Orang, Ada yang Diisolasi Karena Mengamuk

12 July 2024 - 18:24

5.000 Ekor Burung Dilepas BKSDA Kalsel di Tahura Sultan Adam

10 July 2024 - 20:13

Pengguna LPG Bersubsidi di Kalsel ‘Over’ dari Kuota

10 July 2024 - 08:43

Paman Birin Dikukuhkan menjadi Anggota Kehormatan Persatuan Purnawirawan TNI AD

10 July 2024 - 08:32

Mabuk Kecubung Resahkan Warga Banjarmasin, Polisi Buru Pengedar

9 July 2024 - 15:37

Penyerahan LHP-LKPP 2023, Paman Birin Pastikan Pengunaan APBD Berdampak untuk Kesejahteraan Rakyat

9 July 2024 - 14:16

Trending di Daerah