Menu

Mode Gelap
Paman Birin Terima Penghargaan BAZNAS Award 2024, Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik Belasan Kilo Sabu Diblender, 88.764 Orang Selamat dari Penyalahgunaan Narkoba Anggota KPPS Tabalong Meninggal, Ternyata Masih Pelajar Haul ke-4 Guru Zuhdi Dilaksanakan Tanggal 7 Maret 2024  Realisasi Investasi Kalsel Tahun 2023 Capai 19,7 T, Terbesar Pertambangan

Daerah

Dua Bayi Bekantan Lahir, Total 46 Bekantan di Pulau Curiak


 Dua Bayi Bekantan Lahir, Total 46 Bekantan di Pulau Curiak Perbesar

Kalseldaily.com Stasiun Riset Bekantan di Pulau Curiak Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan kembali menyambut kelahiran dua bayi bekantan dari dua indukan betina kelompok Alpha.

“Kemunculan bayi bekantan ini terlihat saat kami melakukan patroli rutin di area Camp Tim Roberts hari ini,” kata Dr Amalia Rezeki selaku Founder Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) di Banjarmasin, Minggu.

Dia menjelaskan, kelahiran dua bayi bekantan itu merupakan sebuah capaian yang luar biasa bagi kawasan pulau kecil yang dikelola dan dijaga oleh SBI.

Masyarakat nelayan setempat juga telah berhasil menyumbang penambahan populasi bekantan di dunia.

Dosen Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang sering disapa Amel itu mengungkapkan, sepanjang awal tahun ini sudah terdapat tiga ekor kelahiran bayi bekantan di kawasan Camp Tim Roberts, yang merupakan bagian dari kawasan Stasiun Riset Bekantan Pulau Curiak yang berada di luar kawasan konservasi.

Sehingga total populasi bekantan yang termasuk primata endemik terancam punah di kawasan ini mencapai 46 ekor dari 14 ekor ketika awal dibangun sebagai pusat riset bekantan oleh SBI foundation.

Sementara pegiat konservasi satwa liar Ferry F. Hoesain mengapresiasi upaya Amel dan timnya yang telah berhasil mewujudkan sinergi kerja pentahelix yang strategis dalam upaya pelestarian bekantan dan membuka harapan untuk peningkatan populasi bekantan sebagai maskot fauna Kalimantan Selatan.

Sedangkan Prof Hadi Sukadi Alikodra, guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) yang merupakan peneliti senior bekantan turut menyambut gembira atas kelahiran dua bayi bekantan di Pulau Curiak itu.

“Alhamdulillah selamat untuk keberhasilan proteksi bekantan, lanjutkan hingga tercapainya hidup bahagia bagi masyarakat desa sekitarnya,” katanya.
Pada sisi lain, Prof Tim Roberts dari University of New Castle Australia, yang namanya diabadikan di kawasan riset dan konservasi bekantan ini mengapresiasi kerja keras tim SBI dalam upaya pelestarian bekantan sehingga terus bertambah didukung ekosistem lingkungan lahan basahnya.

Camp Tim Roberts adalah wahana riset bekantan dan ekosistem lahan basah yang berada dalam kawasan Stasiun Riset Bekantan Pulau Curiak dilengkapi dengan fasilitas, seperti trek yang juga berfungsi sebagai transek, menara pantau, rumah mangrove, green house rambai, pendopo untuk ruang diskusi, dan beberapa gazebo, serta ecolodge.

Kawasan ini didirikan pada 15 Januari 2020 oleh Yayasan SBI bekerja sama dengan ULM dan University Of New Castle Australia.

Nama Tim Roberts didedikasikan kepada Prof Timothy Roberts Killgour dari University of New Castle Australia, yang telah berjasa dalam pendirian Stasiun Riset Bekantan dan membangun jaringan kerja sama antara University of Newcastle dengan SBI foundation.

Pulau Curiak memiliki ekosistem lahan basah dengan didominasi vegetasi tumbuhan mangrove Rambai (Sonneratia caseolaris).

Adapun jenis satwa yang menghuninya selain bekantan yakni antara lain lutung, elang bondol, elang tikus, elang brontok, pekaka emas, burung paruh katak Borneo, dan juga buaya muara. Sc Antara Kalsel

Tim Editor

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pasien Mabuk Kecubung di Kalsel Jadi 47 Orang, Ada yang Diisolasi Karena Mengamuk

12 July 2024 - 18:24

5.000 Ekor Burung Dilepas BKSDA Kalsel di Tahura Sultan Adam

10 July 2024 - 20:13

Pengguna LPG Bersubsidi di Kalsel ‘Over’ dari Kuota

10 July 2024 - 08:43

Paman Birin Dikukuhkan menjadi Anggota Kehormatan Persatuan Purnawirawan TNI AD

10 July 2024 - 08:32

Mabuk Kecubung Resahkan Warga Banjarmasin, Polisi Buru Pengedar

9 July 2024 - 15:37

Penyerahan LHP-LKPP 2023, Paman Birin Pastikan Pengunaan APBD Berdampak untuk Kesejahteraan Rakyat

9 July 2024 - 14:16

Trending di Daerah