Kalseldaily.com – Banjarbaru – Selama bulan Ramadhan, klien binaan Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tetap menjalani aktivitas rutin, ditambah dengan kegiatan keagamaan yang lebih intensif.
Kepala PPRSAR Mulia Satria Kalsel, Sacik Kartikowati, mengatakan bahwa kegiatan klien selama Ramadhan tidak jauh berbeda dengan hari-hari biasa.
Bagi klien remaja, bimbingan keterampilan tetap berjalan, ditambah dengan bimbingan agama pada sore hari, dan dilanjutkan dengan sholat tarawih serta tadarus bersama pada malam harinya.
“Untuk anak-anak, kegiatan sekolah tetap berjalan sampai tanggal 21 Maret. Setelah itu, mereka akan lebih banyak mengikuti pengajian dan tadarus di masjid panti,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/3/2025).
Sacik juga menjelaskan bahwa kepulangan klien untuk libur Idulfitri dilakukan serentak pada 24 Maret sampai 8 April.
Untuk remaja, kepulangan dilakukan secara mandiri dengan tetap berkoordinasi dengan dinas sosial daerah asal mereka. Sedangkan untuk anak-anak, pihak panti akan mengantar mereka langsung ke rumah masing-masing sesuai dengan ketersediaan armada.
“Kami memiliki lebih dari 100 anak binaan, sementara jumlah kendaraan masih terbatas. Maka dari itu, kami menyiasatinya dengan menyewa travel yang sudah terverifikasi keamanannya,” jelasnya.
Sacik menambahkan, sebagai bentuk perhatian, setiap klien yang pulang kampung juga akan mendapatkan parsel lebaran dari panti.
“Kami ingin mereka bisa merasakan kebahagiaan lebaran seperti anak-anak lainnya,” tutupnya.
Dengan berbagai kegiatan ini, PPRSAR Mulia Satria berupaya memberikan pembinaan tidak hanya dari segi keterampilan, tetapi juga dari aspek spiritual dan kesejahteraan sosial bagi anak dan remaja binaannya.














Leave a Reply