Kalseldaily.com Amuntai – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Sahrujani membuka Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Pengawas Madrasah (Pokjawas) Kalimantan Selatan yang berlangsung di Gedung Agung Lantai II, Kota Amuntai, Senin (6/10).
Kegiatan ini digelar untuk memperkuat peran pengawas madrasah dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), sebuah pendekatan pendidikan yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, empati, dan kasih sayang, selain aspek akademik.
Dalam sambutannya, Sahrujani menilai penerapan KBC menjadi langkah penting dalam membangun suasana belajar yang lebih manusiawi.
“Karena cinta adalah energi yang menggerakkan hati, membangun kepercayaan, dan menumbuhkan semangat belajar. Madrasah jadi rumah kedua yang penuh kehangatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kurikulum berbasis cinta bukan hanya pendekatan pembelajaran, tetapi juga gerakan perubahan dalam cara mendidik.
“KBC juga gerakan transformasi yang mengajak seluruh tenaga pendidik untuk mendidik dengan hati, membimbing dengan kelembutan, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur,” kata Sahrujani.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peran pengawas madrasah sebagai mitra profesional yang membantu pembinaan dan pengembangan satuan pendidikan.
“Pengawas selain memantau, juga sebagai fasilitator, motivator, dan katalisator perubahan. Pada era transformasi pendidikan saat ini, kita dituntut untuk adaptif, inovatif, dan kolaboratif,” jelasnya.
Sahrujani pun mengajak seluruh pengawas madrasah di Kalimantan Selatan untuk terus meningkatkan kemampuan serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Mari jadikan KBC Pengawas se-Kalimantan Selatan sebagai wadah yang produktif, inspiratif, dan solutif dalam menjawab tantangan pendidikan di daerah kita tercinta,” tutupnya. (SC Antara)















Leave a Reply