Kalseldaily.com Banjarbaru – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru menghentikan sementara operasional Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Landasan Ulin Utara 1, setelah muncul laporan dugaan makanan bergizi gratis yang disalurkan ke sekolah-sekolah tidak layak konsumsi.
Kepala Disdik Banjarbaru, Dedy Sutoyo, membenarkan adanya penghentian sementara tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (28/10/2025).
“Untuk sementara dapur SPPG tersebut ditutup,” ujar Dedy Sutoyo, dilansir dari Kanal Kalimantan.
Menurut laporan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/10/2025). Sejumlah siswa di SMPN 10 Banjarbaru dan TK Negeri Pembina Liang Anggang menerima menu berupa burger dan ayam fillet dari dapur SPPG Landasan Ulin Utara 1. Sebagian paket makanan diduga ditemukan mengandung belatung.
Dedy menjelaskan bahwa laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihaknya bersama guru, kepala sekolah, serta pengawas yang memeriksa langsung kondisi makanan di lapangan.
“Laporan pasti dari kami, karena dari kami, guru, kepsek, dan pengawas yang cek makanan langsung,” ujar Dedy, seperti dikutip dari sumber yang sama.
Ia menambahkan, evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap dapur penyedia makanan sebelum kembali diizinkan beroperasi. Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan bagi siswa penerima manfaat program.
Program Menu Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan inisiatif Pemkot Banjarbaru untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah. Namun, Disdik menegaskan bahwa aspek higienitas dan kelayakan makanan akan tetap menjadi prioritas utama sebelum layanan kembali dijalankan. (Daily/Fin)















Leave a Reply