Kalseldaily.com Pelaihari – Sebuah foto kebakaran yang mengatasnamakan MTsN 2 Tanahlaut (Tala) beredar luas di media sosial, Minggu malam, dan langsung memicu kepanikan. Tak sedikit unit pemadam kebakaran bergegas menuju lokasi karena mengira terjadi kebakaran sungguhan. Namun belakangan diketahui foto tersebut hanyalah hoaks.
Aparat bergerak cepat menelusuri sumber unggahan. Kepala Satpol PP dan Damkar Tala, Danoe Sulaiman, memastikan pelaku pembuat konten palsu itu sudah diamankan. “Sudah ketangkap yang buat foto hoaks itu. Malam tadi sudah dibawa ke Polsek Pelaihari,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Tiga warga Pelaihari, masing-masing J, A, dan R, dibawa ke Mapolsek Pelaihari untuk dimintai keterangan. Ketiganya kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Mereka mengaku unggahan itu awalnya hanya dimaksudkan sebagai candaan dalam grup percakapan.
“Kami benar-benar menyesal dan tidak menyangka dampaknya sebesar ini,” ucap mereka.
Dampak yang ditimbulkan tidak kecil. Dua unit Damkar Tanahlaut dan sejumlah Damkar swasta sempat berangkat menuju lokasi sekitar pukul 23.00 Wita. Mereka merespons panggilan darurat yang ternyata tidak benar. Sesampainya di lokasi, tidak ditemukan adanya kebakaran apa pun.
Kepala Seksi Kedaruratan Satpol PP dan Damkar Tanahlaut, Amrullah, menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat penting akan bahaya mempermainkan isu kebencanaan. Menurutnya, mobilisasi Damkar di jalan raya membawa risiko tinggi bagi petugas maupun pengguna jalan lain.
“Informasi palsu seperti ini sangat berbahaya dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Hoaks tersebut bahkan sempat menjalar hingga Damkar Banjarmasin, memperluas kepanikan yang tidak perlu. Suasana di Polsek Pelaihari sempat dipenuhi relawan dan petugas Damkar yang merasa dirugikan. Setelah permintaan maaf disampaikan, para relawan membubarkan diri secara tertib. (Daily/Fin)















Leave a Reply