kalseldaily.com Jakarta – Proses pencarian pelatih baru Timnas Indonesia mulai mengerucut. Setelah resmi berpisah dengan Patrick Kluivert, PSSI memilih untuk tidak terburu-buru dalam menentukan pengganti. Langkah ini diambil agar masa depan Timnas Indonesia bisa berjalan ke arah yang lebih baik.
Evaluasi besar-besaran dilakukan PSSI usai Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 pada Oktober lalu. Dari hasil evaluasi tersebut, muncul sejumlah nama pelatih yang dinilai layak membawa sepak bola Indonesia naik level.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan bahwa awalnya ada lima pelatih yang masuk daftar pertimbangan. Namun, hanya empat pelatih yang akhirnya mengikuti sesi wawancara.
Sumardji menjelaskan bahwa proses wawancara dilakukan bersama tim. Ia menyebutkan bahwa saat itu dirinya berhalangan hadir karena ada acara keluarga, sehingga peran wawancara dibantu oleh Endri. Meski begitu, seluruh proses tetap berjalan sesuai rencana.
Ia menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat bekerja murni demi kepentingan Timnas Indonesia. Tidak ada kepentingan pribadi yang didahulukan. Menurutnya, tujuan utama PSSI hanya satu, yaitu membawa Timnas Indonesia berprestasi dan membanggakan negara.
Dalam proses wawancara tersebut, Sumardji juga dibantu oleh Mamet dan Alexander selaku Direktur Teknik. Dari empat pelatih yang diwawancarai, akhirnya mengerucut menjadi dua nama yang dianggap paling cocok.
“Kedua nama ini nantinya akan kami bawa ke rapat Exco PSSI untuk dibahas lebih lanjut,” ujar Sumardji.
Ia berharap rapat tersebut bisa segera digelar setelah agenda SEA Games di Thailand selesai, karena banyak pengurus PSSI yang masih terlibat langsung di sana.
Sebelumnya, dua nama yang ramai disebut sebagai kandidat kuat adalah Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman. Nama John Herdman bahkan dikabarkan semakin dekat dengan Timnas Indonesia.
Media Honduras, Diez, melaporkan bahwa Herdman menolak tawaran melatih Timnas Jamaika demi membuka peluang melatih Indonesia. Disebutkan bahwa Herdman lebih memprioritaskan proyek bersama Skuad Garuda dan ingin melanjutkan karier kepelatihannya di Asia.
PSSI sendiri menegaskan tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan akhir. Meski publik menunggu kepastian, federasi ingin memastikan pelatih yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia.
“Kami akan mendalami dua kandidat ini di rapat Exco. Harapannya, setelah SEA Games selesai, keputusan bisa segera diambil. Kami akan terus memberikan perkembangan terbaru kepada publik,” tutup Sumardji. (Daily/Fin)















Leave a Reply