Kalseldaily.com Tanah Bumbu – Memasuki awal 2026, ruas jalur alternatif Batulicin–Banjarbaru mulai dilengkapi berbagai fasilitas keselamatan. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memasang penerangan jalan dan perlengkapan pengaman untuk meningkatkan keamanan serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Sejumlah fasilitas yang dipasang antara lain Alat Penerangan Jalan Tenaga Surya (APJ TS), pagar pengaman di sepanjang ruas perbatasan Tanah Bumbu–Kabupaten Banjar, serta Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Untuk APILL sendiri ditempatkan di Simpang SPBU Kodeco, Batulicin.
Kepala Dinas Perhubungan Tanah Bumbu, Dwi Dibyo Raharjo, mengatakan pemasangan fasilitas tersebut diprioritaskan di titik-titik yang selama ini dinilai rawan kecelakaan, terutama di wilayah perbatasan.
“Pemasangan ini difokuskan di lokasi rawan, dimulai dari Desa Tamunih yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Menurut Dwi, penerangan jalan sangat membantu pengendara, khususnya saat melintas pada malam hari. “Lampu jalan meningkatkan jarak pandang, sedangkan pagar pengaman dan APILL membantu mengurangi risiko kecelakaan,” katanya.
Jalur alternatif Batulicin–Banjarbaru diketahui menjadi akses penting bagi kendaraan antarkota dan angkutan barang. Karena itu, keberadaan fasilitas keselamatan dinilai memberi dampak langsung bagi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Pemasangan fasilitas ini merupakan bantuan teknis dari pemerintah pusat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Wilayah Kalimantan Selatan. Sebelumnya, pada 2025, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif telah mengusulkan penambahan fasilitas keselamatan di jalur tersebut kepada Kementerian Perhubungan RI karena tingginya potensi kecelakaan. (Daily/Fin)










Leave a Reply