Kalseldaily.com Barito Kuala – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana membangun Jembatan Barito II sebagai jembatan duplikasi di sekitar Jembatan Barito I, Kabupaten Barito Kuala. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas lalu lintas dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel turut mengambil peran penting dalam mendukung rencana tersebut. Dukungan difokuskan pada penyusunan dan peninjauan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar perencanaan teknis pembangunan.
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Robby Cahyadi, mengatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali menganggarkan serta melaksanakan perencanaan awal DED Jembatan Barito II.
“Memang sempat terjadi perubahan rencana lokasi. Saat ini masih dalam kajian apakah duplikasi jembatan berada di sisi kiri atau kanan jembatan eksisting,” ujar Robby.
Menurutnya, penyusunan DED sangat penting untuk memastikan seluruh aspek teknis dan nonteknis telah siap sebelum pembangunan fisik dimulai. Mulai dari struktur jembatan, kondisi tanah, hingga dampak lingkungan.
Selain itu, Dinas PUPR Kalsel juga memperhatikan kesesuaian tata ruang dan ketersediaan lahan. Konsultan pelaksana DED nantinya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar rencana pembangunan tidak bertentangan dengan rencana tata ruang wilayah.
“Penentuan titik pasti pembangunan Jembatan Barito II akan ditetapkan berdasarkan arahan Kementerian PU dan hasil kajian konsultan,” jelasnya.
Koordinasi awal juga telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Tahapan awal difokuskan pada monitoring, evaluasi, serta survei kelayakan lokasi pembangunan jembatan.
Robby berharap proses perencanaan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti, sehingga pembangunan Jembatan Barito II dapat segera direalisasikan.
“Semoga jembatan ini nantinya memberikan manfaat besar bagi konektivitas wilayah dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” pungkasnya.
Di sisi lain, pada tahun anggaran 2026, Dinas PUPR Kalsel juga melaksanakan sejumlah proyek strategis lainnya, seperti pembangunan Jembatan Pulau Laut, Jalan Lintas Tengah Pulau Laut, Jalan Banjarbaru–Batulicin, serta berbagai proyek infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kalimantan Selatan. (Daily/Fin)















Leave a Reply