Kalseldaily.com Banjarmasin – PAM Bandarmasih melakukan pengurasan clary berkapasitas 250 liter per detik di Instalasi Pengolahan Air (IPA) II Pramuka, Kamis (5/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kualitas air bersih yang diproduksi dan didistribusikan kepada pelanggan.
Pengurasan clary merupakan bagian dari program rutin perawatan instalasi pengolahan air. Langkah tersebut bertujuan memastikan proses produksi air bersih tetap berjalan optimal dan sesuai standar kualitas yang ditetapkan.
Manajer Produksi PAM Bandarmasih, Roesmamilu, mengatakan pengurasan merupakan program Departemen Perawatan guna menjamin mutu air hasil produksi. “Sehingga air yang diolah nantinya dapat sesuai dengan standar Permenkes dan layak didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengurasan clary berfungsi meningkatkan kualitas air, terutama dari sisi kekeruhan dan warna. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mengurangi penggunaan bahan kimia dalam proses pengolahan air.
“Proses pengurasan ini tidak akan mengganggu pelayanan maupun produksi air bersih kepada pelanggan,” ucapnya.
Menurut Roesmamilu, pengurasan clary umumnya dilakukan satu kali dalam setahun. Namun, jadwal tersebut dapat dipercepat apabila kualitas air baku menurun, terutama saat musim hujan ketika tingkat kekeruhan meningkat.
“Biasanya di awal musim hujan turbidity naik di atas rata-rata sehingga berdampak pada sistem pengolahan kita,” katanya.
Ia menambahkan, meningkatnya endapan lumpur akibat penurunan kualitas air baku dapat memengaruhi kinerja clary. Karena itu, pengurasan bisa dilakukan lebih cepat dari jadwal tahunan. “Kalau musim hujan, bisa kurang dari setahun karena kualitas air baku yang menurun,” pungkasnya. (Daily/Fin)











Leave a Reply