Kalseldaily.com Jakarta – Petinggi Al-Azhar Kairo, Mesir, kembali menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul berhaluan moderat (wasathiyah).
Apresiasi tersebut secara khusus ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation H Andi Samsudin Arsyad atau Haji Isam, atas dedikasi berkelanjutan dalam mendukung ekosistem pendidikan Islam di tingkat global.
Apresiasi itu disampaikan oleh Wakil Grand Syekh Al-Azhar Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini bersama Grand Mufti Mesir Nadhir Muhammad Ayyadh saat menerima delegasi ASFA Foundation di kantor masing-masing di Kairo, Ahad (8/2).
Delegasi tersebut terdiri atas 45 peserta short course yang merupakan pimpinan pesantren dari 22 provinsi di Indonesia, serta 150 mahasiswa S2 dan S3 Al-Azhar penerima beasiswa Lazis ASFA.
Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini menyoroti peran strategis para pemimpin dan tokoh bangsa Indonesia dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam moderat.
Ia menyampaikan penghargaan tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan besar pemerintah terhadap percepatan pengembangan SDM menuju Indonesia Emas 2045, khususnya bagi ribuan mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Al-Azhar.
“Dukungan ini sangat vital untuk melahirkan ulama yang mumpuni di masa depan,” ujar Ad-Duwaini dalam siaran pers di Jakarta, Senin (9/2).
Selain itu, Al-Azhar juga menyampaikan apresiasi mendalam dan doa khusus kepada Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation, Haji Isam.
Menurut Ad-Duwaini, Haji Isam memiliki kepedulian yang luar biasa melalui bantuan yang berkesinambungan bagi mahasiswa internasional, khususnya mereka yang belajar di Al-Azhar.
“Kami mendoakan agar Allah senantiasa menjaga beliau (Haji Isam), serta memberikan kemudahan dan taufik dalam segala usahanya. Dukungan beliau terhadap program kolaborasi ASFA dan Al-Azhar sangat dirasakan manfaatnya,” kata Syekh Ad-Duwaini, sapaan populernya.
Kerja sama erat antara Al-Azhar dan ASFA Foundation tidak terlepas dari peran almarhum Syafruddin Kambo sebagai inisiator utama.
Selama tiga tahun terakhir, fondasi kerja sama yang dibangun oleh mantan Wakapolri tersebut berkembang pesat melalui berbagai program strategis, mulai dari pemberian beasiswa, pelatihan, seminar, hingga riset kolaboratif.
Puncak sinergi ini terlihat melalui penyelenggaraan wisuda internasional selama dua tahun berturut-turut, yakni pada November 2024 dan November 2025.
Bekerja sama dengan ASFA Foundation, Al-Azhar menggelar wisuda akbar yang diikuti lebih dari 1.900 wisudawan dari 46 negara.
Konsistensi program tersebut menegaskan posisi ASFA Foundation dalam menjadikan pendidikan, kemanusiaan, dan perdamaian sebagai ikon utama gerakannya.
Ketua Lazis ASFA Muchlis Hasyim dalam sambutannya menyampaikan salam hormat dari Haji Isam serta Ketua ASFA Foundation Junaidi Tirtanata.
Ia menegaskan komitmen ASFA untuk terus menjadi mitra strategis Al-Azhar dalam melahirkan ulama kelas dunia.
Dalam pertemuan itu, delegasi ASFA Foundation juga didampingi oleh Penasihat ASFA Ali Hasan Bahar, Ketua Dewan Pengawas Syariah Anang Rikza, serta Pejabat Pensosbud KBRI Kairo Nur Salim. (Daily/Fin)















Leave a Reply