Kalseldaily.com Banjarbaru – Program Kemaslahatan Tahun 2026 dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) resmi diserahterimakan dalam kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Guru Al-Qur’an Yayasan Pendidikan Pondok Darul Hijrah Kalimantan Selatan bersama mitra kemaslahatan PPPA Daarul Qur’an. Kegiatan ini digelar di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Gedung Jamal Rahmah, Banjarbaru, Kamis (12/2) malam.
Acara tersebut dihadiri H. Sudian Noor, Kepala Divisi Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Kemaslahatan BPKH Dyah Rahayu, Ketua Dewan Pengarah ISP Nurul Falah KH. Umar Jaini, Direktur ISP Nurul Falah M. As Hariz, Ketua Yayasan Darul Hijrah Akhmad Maidi, serta Wakil Ketua Tilawati Kalimantan Selatan.
Peserta yang hadir merupakan guru Al-Qur’an se-Kalimantan Selatan yang akan mengikuti asesmen kompetensi.
Dalam sambutan sekaligus membuka acara, H. Sudian Noor menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru Al-Qur’an merupakan langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak.
“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bagian dari upaya besar meningkatkan kualitas SDM. Guru Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Jika gurunya berkualitas, maka insya Allah generasi yang lahir juga akan lebih baik,” ujarnya.
Ia juga berharap program ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak guru di Kalimantan Selatan.
“Mudah-mudahan program seperti ini terus berjalan dan semakin banyak guru yang terlibat, sehingga kompetensi guru Al-Qur’an di Kalimantan Selatan semakin meningkat dari waktu ke waktu,” tambahnya.

Sementara itu, Dyah Rahayu menyampaikan bahwa dana kemaslahatan BPKH merupakan amanah umat yang harus dikelola dan disalurkan secara bertanggung jawab.
“Dana ini adalah dana abadi umat yang bersumber dari pengelolaan keuangan haji. Kami berharap asesmen ini memberi manfaat nyata dan terus berkembang ke depannya,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi serah terima simbolis oleh H. Sudian Noor kepada pihak BPKH dan PPPA Daarul Qur’an sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kompetensi guru Al-Qur’an di Kalimantan Selatan melalui Program Kemaslahatan Tahun 2026. (Daily/Fin)














Leave a Reply