Kalseldaily.com Banjarbaru – Kalimantan Selatan (Kalsel) dipercaya menjadi salah satu tuan rumah kompetisi futsal paling bergengsi di Tanah Air, Pro Futsal League musim 2025/2026. Putaran kedua kompetisi dijadwalkan berlangsung di Banjarbaru, dengan pertandingan dipusatkan di GOR Babussalam pada 28–29 Maret 2026.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia, Michael Victor Sianipar, menyampaikan adanya pembaruan tata kelola kompetisi pada musim 2025/2026 dengan menghadirkan operator liga yang terpisah dari regulator.
“Pada musim ini telah dibentuk KFI sebagai operator kompetisi, yang berkaca pada penyelenggaraan Liga Indonesia maupun kompetisi bola basket IBL. Di mana pada kedua kompetisi itu, operator dan regulator merupakan dua entitas yang berbeda,” tambahnya.
Putaran kedua PFL di Banjarbaru menjadi seri krusial menuju fase playoff dan Final Four. Kompetisi musim ini diikuti 12 klub yang akan menjalani 28 pertandingan pada fase reguler dalam dua putaran. Putaran pertama dimulai di Surakarta pada 4 Oktober 2025, sementara Banjarbaru menjadi pembuka putaran kedua.
Kepercayaan menjadi tuan rumah juga tak lepas dari kiprah tim lokal Fafage Banua yang tampil di level tertinggi futsal nasional. Manajemen tim bersama panitia pelaksana telah melakukan pengecekan kesiapan venue.
“Kami melakukan pengecekan GOR Babussalam untuk memastikan kesiapan sebagai tuan rumah pembuka putaran kedua pada 28–29 Maret 2026,” tulis akun resmi Fafage Banua.
Dengan digelarnya PFL di Banjarbaru, Kalimantan Selatan diharapkan semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu pusat perkembangan futsal nasional sekaligus memberikan dampak positif bagi ekonomi dan olahraga daerah. (Daily/Fin)













Leave a Reply