Kalseldaily.com Banjarbaru – Rombongan Komisi IX DPR RI melakukan kegiatan serap aspirasi atau reses di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Kegiatan tersebut dipusatkan di Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Jumat (20/2/2026).
Salah satu topik yang dibahas dalam reses itu adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Usai kegiatan, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Muhammad Yahya Zaini, mengungkapkan adanya satu pondok pesantren di Kabupaten Banjar yang menolak menerima program MBG.
“Ada satu kasus pondok pesantren yang menolak untuk dibagikan MBG,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Yahya, pondok pesantren tersebut memiliki jumlah santri yang cukup besar, yakni sekitar 13 ribu orang. Ia menilai jumlah tersebut sangat potensial untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pemenuhan gizi.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah agar segera melakukan pendekatan dan edukasi kepada pihak pondok pesantren. Ia berharap setelah diberikan penjelasan, pihak pesantren dapat memahami manfaat program tersebut dan bersedia menerima MBG. Namun, Yahya tidak menyebutkan secara rinci nama pondok pesantren yang dimaksud.
Meski demikian, Yahya menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan program MBG di Kalsel menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Hal ini terlihat dari jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah dibangun di berbagai daerah.
“Perkembangan MBG cukup signifikan. Ada kurang lebih 212 SPPG yang sudah dibangun di Kalsel,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menyatakan pihaknya akan berupaya melakukan pendekatan kepada pimpinan pondok pesantren yang menolak program tersebut.
Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin mengetahui alasan penolakan agar dapat dicarikan solusi bersama. Dengan begitu, para santri di pondok pesantren tersebut tetap bisa mendapatkan manfaat dari program MBG.
“Kami akan mencoba pendekatan dengan pimpinan pondok untuk mengetahui apa permasalahannya, sehingga nantinya penolakan itu bisa diselesaikan dan mereka bisa menerima manfaat dari MBG,” ujarnya. (Daily/Fin)














Leave a Reply