Kalseldaily.com Banjarbaru – Kualitas udara di Kalimantan Selatan tercatat menjadi yang terburuk di Indonesia pada Jumat (20/3/2026) sore. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui halaman Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 18.00 WIB, nilai indeks kualitas udara di provinsi tersebut mencapai 108.
Angka tersebut masuk dalam kategori tidak sehat, sesuai klasifikasi dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara.
Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara KLHK menjelaskan, ISPU merupakan angka tanpa satuan yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mutu udara ambien di suatu wilayah. Penilaian ini didasarkan pada dampaknya terhadap kesehatan manusia, nilai estetika lingkungan, serta makhluk hidup lainnya.
Perhitungan ISPU dilakukan berdasarkan pengukuran tujuh parameter pencemar udara, yaitu PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC. Pengukuran tersebut dilakukan melalui 72 stasiun pemantauan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam ketentuan yang berlaku, nilai ISPU pada rentang 0–50 menunjukkan kualitas udara baik, rentang 51–100 sedang, dan rentang 101–200 tidak sehat yang dapat merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Sementara itu, kualitas udara sangat tidak sehat berada pada rentang 201–300 yang berpotensi meningkatkan risiko kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif. Adapun kualitas udara berbahaya berada pada angka di atas 300 dan dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan.
Di bawah Kalimantan Selatan, provinsi dengan kualitas udara terburuk berikutnya adalah Jawa Barat dengan indeks 87. Posisi ketiga ditempati Sulawesi Selatan dengan indeks 81.
Meski demikian, data tersebut menunjukkan belum ada wilayah di Indonesia yang masuk kategori kualitas udara berbahaya. (Daily/Fin)
Berikut daftar 10 provinsi dengan indeks kualitas udara terburuk di Indonesia pada Jumat (20/3/2026) pukul 18.00 WIB:
- Kalimantan Selatan – 108
- Jawa Barat – 87
- Sulawesi Selatan – 81
- Jawa Timur – 80
- Sumatera Utara – 79
- Jawa Tengah – 76
- Banten – 68
- Riau – 65
- Jambi – 63
- DKI Jakarta – 60.















Leave a Reply