Menu ✖

Mode Gelap

Banjarmasin

TPAS Basirih Dibersihkan, Pemko Banjarmasin Siapkan TPST dan Sanitary Landfill


 Foto: Kalsel Maju Perbesar

Foto: Kalsel Maju

Kalseldaily.com Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mempercepat pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih agar bisa kembali beroperasi. Upaya ini dilakukan untuk memenuhi sejumlah rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Kepala UPTD TPAS Basirih, Agus Siswandi, mengatakan pada tahun 2026 pihaknya berencana membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Fasilitas ini akan digunakan untuk menambang ulang sampah lama yang sudah tertimbun di sejumlah zona.

“Di 2026 kami rencanakan pembangunan TPST di zona 1 dan 2 untuk menambang ulang sampah,” kata Agus saat dialog melalui RRI Banjarmasin, Kamis, 14 Januari 2026.

Ia menjelaskan, sampah lama tersebut nantinya akan diolah menggunakan mesin pengepres dan penghancur plastik. Hasilnya diharapkan bisa dimanfaatkan kembali, termasuk menjadi bahan baku biji plastik.

Agus menyebutkan, saat ini sebagian besar zona di TPAS Basirih sudah ditutup sebagai bagian dari proses pembenahan. “Zona 1 sampai 6 sudah kami tutup, termasuk zona 14 yang ditutup dengan tanah merah,” ujarnya.

Zona-zona yang ditutup itu tidak hanya akan ditambang ulang sampahnya, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan untuk pengambilan gas metana. Gas tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar maupun sumber energi listrik. “Gas metana bisa dimanfaatkan, misalnya untuk memasak atau pembangkit listrik,” katanya.

Pemko Banjarmasin berharap TPAS Basirih dapat kembali dibuka setelah seluruh rekomendasi kementerian terpenuhi. Jika kembali beroperasi, pengelolaan sampah akan dilakukan dengan sistem sanitary landfill dan hanya menerima sampah residu.

“Mudah-mudahan di 2026 bisa dibuka kembali, tapi hanya untuk residu dan tetap pakai sanitary landfill,” ujar Agus.

Ia berharap, dengan kembali beroperasinya TPAS Basirih, persoalan pembuangan sampah di Kota Banjarmasin dapat tertangani dengan lebih baik dan tidak lagi membingungkan masyarakat. (Daily/Fin)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Peringati Hari Santri Nasional 2026, Teguhkan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

22 October 2026 - 13:26

Sudian Noor Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru dan Inovasi Pengelolaan Madrasah Unggulan

14 October 2026 - 17:59

Baramian Fest 2026 Sukses Hadirkan Perpaduan Seni Pertunjukan dan Budaya Banjar

12 October 2026 - 17:15

Karhutla Hanguskan 6.301 Hektare, Kabupaten Banjar Naikkan Status Tanggap Darurat

9 October 2026 - 21:22

Kukuhkan Ratusan Wisudawan, Ketua Yayasan Darul Azhar H. Sudian Noor Tegaskan Pentingnya Transformasi Kesehatan

7 October 2026 - 20:24

BSU Kemnaker Rp 900.000 untuk Siapa? Cek Syaratnya!

4 October 2026 - 08:03

Trending di Ekonomi