Kalseldaily.com HSU – Upaya menjaga kenyamanan dan kelestarian kawasan wisata sejarah terus dilakukan di kompleks Candi Agung. Pengawasan di lokasi tersebut diperkuat oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait, terutama saat meningkatnya jumlah pengunjung selama masa libur Lebaran.
Kapolres Hulu Sungai Utara, Agus Nuryanto, melalui Kasi Humas Asep menjelaskan bahwa petugas ditempatkan di sejumlah titik di kawasan wisata untuk memastikan kondisi tetap aman dan tertib.
Menurutnya, pengawasan dilakukan untuk memantau situs cagar budaya, menjaga fasilitas umum, serta mencegah kemungkinan terjadinya pungutan liar di area wisata.
“Petugas juga melakukan patroli rutin sebagai langkah pencegahan, terutama saat terjadi peningkatan jumlah pengunjung,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Selain pengamanan, monitoring juga dilakukan terhadap kondisi fisik kawasan wisata. Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian di antaranya bangunan museum yang menyimpan koleksi sejarah Kerajaan Banjar, yakni Museum Lambung Mangkurat, serta berbagai sarana penunjang lainnya di sekitar lokasi.
Petugas juga memberikan perhatian khusus pada area rawa dan titian kayu yang telah berusia cukup lama. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan bagi para pengunjung.
Di sisi lain, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian kawasan wisata juga terus dilakukan. Pengunjung diingatkan agar ikut menjaga kebersihan dan tidak merusak situs bersejarah yang diperkirakan sudah ada sejak sekitar tahun 750 Masehi tersebut.
“Pengunjung kami imbau agar berhati-hati saat melintasi titian kayu serta tetap menjaga barang bawaan selama berada di kawasan wisata agar kegiatan berlibur tetap aman dan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hulu Sungai Utara, Rahmawati, mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan yang datang ke kawasan Candi Agung mengalami peningkatan selama libur Idulfitri tahun ini.
Ia menjelaskan bahwa harga tiket masuk ke kawasan wisata tersebut cukup terjangkau, yakni Rp3.000 untuk anak-anak dan Rp5.000 bagi pengunjung dewasa.
“Masyarakat bisa menikmati wisata sejarah dan budaya sekaligus melihat berbagai fasilitas yang tersedia di kompleks Candi Agung,” ujarnya. (Daily/Fin)










Leave a Reply