Menu

Mode Gelap

Pemprov Kalsel

Bandara Syamsudin Noor Bersiap “Take Off” Kembali ke Status Internasional


 Bandara Syamsudin Noor Bersiap “Take Off” Kembali ke Status Internasional Perbesar

Kalseldaily.com – Banjarbaru – Harapan Kalimantan Selatan untuk kembali membuka gerbang dunia lewat Bandara Syamsudin Noor semakin mendekati kenyataan. Saat ini, status internasional bandara kebanggaan Banua itu hanya tinggal menunggu satu tanda tangan terakhir dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mengantongi tiga dari empat persetujuan yang dibutuhkan. Tiga kementerian strategis—yakni Kementerian Pertahanan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Hukum dan HAM (Imigrasi dan Permasyarakatan)—telah lebih dulu menyetujui pengajuan status internasional untuk Bandara Syamsudin Noor.

“Tinggal satu saja, yakni dari Direktorat Jenderal Bea Cukai. Tapi saat ini izinnya sedang dalam proses. Kami optimis akan segera keluar,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi, Senin (2/6/2025).

Fitri menjelaskan, setelah persetujuan dari Dirjen Bea Cukai diterbitkan, tahapan selanjutnya adalah menunggu rekomendasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Jika semuanya berjalan lancar, status internasional resmi akan dikembalikan tahun ini.

Namun, ada tantangan lanjutan. Setelah ditetapkan, Bandara Syamsudin Noor akan diberi waktu dua tahun untuk menyelenggarakan penerbangan internasional. Jika tidak ada rute yang terealisasi selama kurun waktu tersebut, status internasional bisa kembali dicabut.

“Kami sudah siapkan segalanya. Bahkan, beberapa maskapai sudah menyatakan minat membuka penerbangan internasional dari sini,” ujar Fitri optimistis.

Destinasi luar negeri yang telah disasar antara lain Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Mesir, hingga Jeddah. Rute-rute ini diharapkan tak hanya mempermudah mobilitas masyarakat Kalsel, tetapi juga menjadi pintu masuk wisatawan dan investor ke daerah.

Bandara Syamsudin Noor sebelumnya memang sempat menyandang status internasional, namun status itu dicabut karena minimnya aktivitas penerbangan luar negeri. Kini, dengan antusiasme dan kesiapan lebih matang, harapan untuk menghubungkan Banua langsung ke mancanegara kembali membara.

“Mari kita doakan bersama, agar izin terakhir ini segera turun dan Bandara Syamsudin Noor bisa kembali membuka jalur-jalur internasional untuk Banua,” tutup Fitri.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Ribuan Jemaah Hadiri Haul ke-11 H Abdussamad Sulaiman di Marabahan

15 February 2026 - 22:07

Gubernur Muhidin Dorong Pembuatan Sodetan untuk Kendalikan Banjir Banua Anam

11 February 2026 - 23:21

CoE Banjarmasin 2026 Diluncurkan di Bali, Gubernur Kalsel Tekankan Promosi Kreatif

8 February 2026 - 18:43

Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat Pemprov Kalsel

6 February 2026 - 20:19

Gubernur Kalsel Resmikan Lapangan Olahraga Mahligai untuk ASN

6 February 2026 - 16:46

Kalsel Siap Jadi Percontohan Digitalisasi Bantuan Sosial di Luar Jawa

5 February 2026 - 20:32

Trending di Pemprov Kalsel