kalseldaily.com Martapura — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat sebanyak 17 rumah warga mengalami kerusakan akibat angin ribut yang terjadi pada Selasa (23/12/2025) pagi. Data tersebut masih bersifat sementara karena petugas masih melakukan pendataan di lapangan.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjar, Yayan Daryanto, mengatakan tim saat ini masih melakukan asesmen untuk memastikan jumlah dan tingkat kerusakan rumah warga.
“Sementara ini tercatat ada 17 rumah yang terdampak. Data ini masih bisa bertambah karena tim masih bekerja di lapangan,” ujarnya.
Menurut Yayan, rumah-rumah yang rusak tersebar di tiga kecamatan. Wilayah yang paling terdampak berada di Kecamatan Martapura Timur dengan jumlah 13 rumah. Sementara itu, tiga rumah terdampak berada di Kecamatan Astambul dan satu rumah di Kecamatan Martapura.
Ia menjelaskan, tingkat kerusakan rumah bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga cukup parah. Namun, kepastian detail kerusakan masih menunggu hasil pendataan lanjutan dari Tim Reaksi Cepat (TRC).
“Pendataan ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menentukan kebutuhan warga yang terdampak,” jelasnya.
Angin kencang yang datang secara tiba-tiba menyebabkan atap rumah beterbangan dan sejumlah dinding rumah rusak. Bahkan, beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat terpaan angin.
Selain melakukan pendataan, BPBD Kabupaten Banjar juga mulai menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak, terutama di wilayah Martapura Timur. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar untuk membantu warga bertahan sementara.
“Bantuan awal yang kami salurkan berupa sembako, terpal, dan matras,” tambah Yayan.
Sementara itu, Bupati Banjar Saidi Mansyur mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Ia menyampaikan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca dengan status waspada untuk wilayah Kabupaten Banjar.
Saidi juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila terjadi bencana agar penanganan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih cepat. (Daily/Fin)














Leave a Reply