Kalseldaily.com HST – Bupati HST Samsul Rizal merencanakan pembangunan jalan penghubung dari Desa Batu Perahu hingga Desa Juhu sepanjang 39,46 kilometer. Jalan tersebut berada di kawasan Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Rencana pembangunan jalan ini telah diusulkan sejak akhir tahun 2025 lalu melalui permohonan izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) kepada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Pengajuan izin tersebut diperlukan karena jalur jalan yang direncanakan berada di kawasan hutan lindung.
Bupati Samsul Rizal menjelaskan, pembangunan jalan ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pegunungan Meratus. Selama ini, warga harus berjalan kaki hingga dua hari untuk mencapai desa terdekat.
“Dengan adanya jalan, akses masyarakat akan jauh lebih mudah. Baik untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, maupun kegiatan ekonomi,” ujarnya di Barabai, Sabtu.
Ia menambahkan, akses layanan kesehatan di wilayah tersebut selama ini sangat terbatas dan hanya bisa dijangkau dalam waktu tertentu, bahkan hingga enam bulan sekali. Selain itu, pembangunan jalan juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui hasil hutan bukan kayu, seperti kopi arabika yang tumbuh di kawasan dengan ketinggian di atas 800 meter di atas permukaan laut.
Rencana pembangunan jalan ini mencakup ruas Desa Batu Perahu, Aing Bantai, hingga Desa Juhu, sehingga masyarakat di kawasan pegunungan dapat memiliki akses transportasi yang lebih layak.
Sementara itu, Pambakal atau Kepala Desa Aing Bantai, Jalita, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, pembangunan jalan ini sudah lama dinantikan oleh masyarakat setempat.
“Selama ini warga harus berjalan kaki sampai dua hari untuk bisa keluar desa. Kami sangat berharap jalan ini segera dibangun,” katanya. (Daily/Fin)











Leave a Reply