Menu

Mode Gelap

Batola

Pencurian Bermodus Berteduh, Pasutri Diamankan Aparat


 Pencurian Bermodus Berteduh, Pasutri Diamankan Aparat Perbesar

Kalseldaily.com Barito Kuala – Kasus dugaan pencurian yang sempat viral dan melibatkan pasangan suami istri (pasutri) di Jalan Trans Kalimantan, Anjir Km 20, Kabupaten Barito Kuala (Batola), akhirnya berhasil diungkap pihak kepolisian.

Kedua terduga pelaku diamankan di kawasan Binuang, Kabupaten Tapin, pada Jumat sore, 13 Februari 2026. Mereka diketahui berinisial AAS dan NU, yang merupakan pasangan suami istri dan berdomisili di kawasan Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026. Berdasarkan informasi yang beredar, pasutri ini diduga memperdaya korban dengan berpura-pura menumpang berteduh dan melaksanakan salat di rumah korban di kawasan Anjir.

Namun setelah itu, korban menyadari sejumlah barang berharganya hilang. Uang tunai sekitar Rp6 juta serta perhiasan emas dan berlian dilaporkan raib, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Terungkap pula bahwa terduga pelaku pria, AAS, merupakan seorang oknum habib asal Pasuruan, Jawa Timur. Menanggapi hal tersebut, perwakilan habaib di Kalimantan Selatan, Habib Salim bin Muhammad Nunci Alkaf, memberikan klarifikasi dan sikap tegas.

Ia membenarkan bahwa pelaku merupakan oknum habib, namun menegaskan perbuatan tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai dan ajaran para habaib.

“Kami mengutuk keras perbuatan tersebut. Kami tidak melindungi, apalagi menyembunyikan pelaku. Semua kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya, Sabtu, 14 Februari 2026.

Sementara itu, kedua terduga pelaku diketahui dijemput oleh personel Macan Bahalap Satreskrim Polres Barito Kuala pada dini hari di kawasan Binuang. Pasutri tersebut kemudian dibawa dan diamankan di Polres Barito Kuala untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Barito Kuala, AKP Marum, membenarkan adanya penanganan kasus tersebut. Namun pihaknya belum dapat menyampaikan keterangan secara rinci.

“Untuk detailnya nanti akan kami pastikan terlebih dahulu. Kami cek perkembangan dan penanganannya,” ujarnya singkat. (Daily/Fin)

SC: RB

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Bersihkan Sungai Ahmad Yani, Pemkot Banjarmasin Fokus Normalisasi

14 February 2026 - 22:36

Jalan Penghubung Batu Perahu–Juhu Direncanakan, Pemkab HST Ajukan Izin Kawasan Hutan

14 February 2026 - 15:48

Haul ke-6 Abah Haji Dipusatkan di Masjid Jami Banjarmasin

13 February 2026 - 23:09

Disdikbud Kalsel Atur Jam Belajar Selama Ramadan, Siswa Libur 18–21 Februari

13 February 2026 - 20:09

Pemkab Tabalong Percepat Pembangunan 27 Koperasi Merah Putih

12 February 2026 - 22:01

Sengketa 800 Hektare Lahan di Kintap Kembali Mencuat

11 February 2026 - 23:06

Trending di Daerah