Menu ✖

Mode Gelap

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA, Tata Kelola Kerja Sama Daerah Kini Terintegrasi


 Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA, Tata Kelola Kerja Sama Daerah Kini Terintegrasi Perbesar

Banjarbaru, KalselDaily.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai menerapkan SIPEKA (Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah) untuk memperkuat pengelolaan kerja sama pemerintah daerah secara terintegrasi.

Aplikasi tersebut resmi diluncurkan di Ruang Rapat H. Maksid, Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (30/9/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengatakan SIPEKA merupakan bagian dari proyek perubahan yang dikembangkan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Pemotda) Setdaprov Kalsel.

Melalui sistem ini, proses kerja sama daerah mulai dari pengusulan, verifikasi, pembahasan dokumen hingga monitoring dan evaluasi dapat dilakukan dan dipantau dalam satu sistem.

“Dengan SIPEKA ini kita ingin seluruh proses kerja sama menjadi lebih mudah, tertib, transparan, dan juga bisa dipantau dengan lebih baik,” ujar Syarifuddin.

Menurutnya, penerapan sistem digital tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas kerja sama yang dilakukan pemerintah daerah. Setiap kerja sama yang dibangun harus memiliki manfaat dan mendukung kebutuhan pembangunan di Kalimantan Selatan.

“Jangan sampai kita melakukan kerja sama hanya untuk menambah dokumen. Setiap kerja sama harus memberikan manfaat dan dampak nyata bagi pembangunan dan juga kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Syarifuddin menjelaskan, SIPEKA juga dilengkapi dashboard yang memungkinkan pimpinan daerah memantau perkembangan kerja sama secara lebih mudah. Informasi tersebut dapat dilihat oleh Gubernur, Wakil Gubernur, maupun Sekretaris Daerah.

“Dashboard-nya bisa dilihat oleh gubernur, wakil gubernur, dan juga sekda,” jelasnya.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Kalsel, Rospana Sofian, mengatakan SIPEKA dikembangkan untuk semakin memantapkan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan kerja sama daerah.

Ia menerangkan, sebelum sistem tersebut diterapkan, dokumen kerja sama masih dikelola secara manual dan tersebar di berbagai unit kerja. Kondisi itu membuat proses pemantauan dan evaluasi belum terhimpun dalam satu sistem.

“Kalau dulu manual, tersebar dan terfragmentasi. Jadi tidak ada dalam satu sistem yang terintegrasi,” kata Rospana.

Dengan SIPEKA, berbagai dokumen dan informasi kerja sama daerah dihimpun dalam satu sistem dan dapat ditampilkan melalui dashboard. Pimpinan juga dapat lebih mudah melakukan monitoring dan validasi, termasuk melihat masa berlaku kerja sama yang telah dilakukan.

“Dengan satu sistem ini akan terus dilihat nanti. Lebih mudah kita untuk monitoring, memvalidasi, dan mengetahui masa berlaku dari kerja sama ini,” ujarnya.

Rospana menambahkan, penerapan SIPEKA tidak hanya berkaitan dengan tertib administrasi. Sistem tersebut juga diarahkan untuk memastikan setiap kerja sama yang dilakukan pemerintah daerah memiliki fungsi dan manfaat yang jelas serta dapat diukur.

“Dan terukur nanti apa fungsi kerja sama ini untuk daerah. Tentulah, pastilah untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (Daily).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Gubernur H. Muhidin Tinjau Progres Pembangunan Proyek Jembatan Pulau Laut

7 October 2026 - 08:36

Produk Olahan Kayu Ulin Binaan Dekranasda Kalsel Raih Juara Lomba Produk Kriya Potensial di Pameran Kriya Nusantara (Kriyanusa) 2026

30 September 2026 - 14:15

Hj. Fathul Jannah Dorong Sinergi dan Kaloborasi Wujudkan PAUD Kalsel yang berkualitas, Inklusi, dan Ramah Anak

26 September 2026 - 14:14

Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla, Gubernur H. Muhidin Terima Kunjungan Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB

24 September 2026 - 08:21

Rakor Kahutla di Kemenko Pangan, Gubernur H. Muhidin Minta Dukungan Semua Pihak Tangani Karhutla

24 September 2026 - 08:15

Gubernur H. Muhidin Ikuti Rakor Monitoring Penanggulangan Karhutla bersama Kemenko Pangan RI

23 September 2026 - 14:11

Trending di Pemprov Kalsel