Kalseldaily.com – Olahraga Padel asal Spanyol kini mulai mencuri perhatian warga Banjarbaru. Di Hedera Padel Club, suasana lapangan tampak hidup dengan hadirnya para pemula hingga pemain berpengalaman yang serius mengasah kemampuan.
Sebagai olahraga yang relatif baru di Kalimantan Selatan, padel dengan cepat mendapat tempat di hati masyarakat. Banyak yang datang untuk mempelajari dasar-dasarnya, terutama teknik pukulan, langsung dibimbing pelatih padel, Nasrudin.
“Banyak yang mengira padel bisa merusak teknik tenis, terutama spin. Itu keliru. Justru padel melengkapi kemampuan tenis,” jelas Nasrudin belum lama tadi.
Ia menerangkan, jika tenis identik dengan pukulan spin, padel justru lebih menekankan flat shot. “Bukan berarti spin hilang, malah kita jadi punya variasi pukulan lebih banyak ketika bermain tenis,” tambahnya.
Meski sekilas mirip dengan tenis, padel memiliki ciri khas tersendiri. Servis, misalnya, dilakukan dengan memantulkan bola ke lantai terlebih dahulu sebelum dipukul setinggi pinggang. “Tidak boleh overhead seperti di tenis,” ungkapnya.
Keunikan lain adalah lapangan yang dikelilingi dinding kaca. Dinding ini menjadi bagian dari permainan. “Kalau bola menyentuh lantai dulu lalu mengenai kaca, itu masih sah. Tapi kalau langsung mengenai dinding tanpa menyentuh lantai, dianggap out,” jelasnya.
Nasrudin menegaskan, padel sangat ramah untuk semua kalangan, termasuk pemula yang belum pernah bermain raket sekalipun. “Banyak peserta datang dari nol, tapi cepat bisa karena tekniknya sederhana dan seru,” katanya.
Bagi pemain tenis yang ingin mencoba, ia menyarankan untuk membiasakan diri dengan pukulan flat, volley, dan slice. “Yang penting nikmati dulu, teknik akan berkembang seiring waktu,” tutupnya.
Dengan kombinasi keseruan, keunikan aturan, serta atmosfer kebersamaan, padel berpotensi menjadi pilihan olahraga favorit baru di Banjarbaru, baik untuk kebugaran, hobi, maupun ajang kumpul bersama teman dan keluarga. (SC Kanal)















Leave a Reply