Kalseldaily.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ( Pemprov Kalsel ) bersiap meluncurkan program Sekolah Rakyat yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses pendidikan dan menekan angka putus sekolah di wilayah tersebut.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel, M. Syarifuddin, mengungkapkan bahwa dua lokasi sudah disiapkan untuk tahap awal pelaksanaan, yakni Panti Sosial Budi Luhur dan fasilitas milik Kementerian Sosial (Kemensos) di Jalan Trikora, Banjarbaru.
“Kita sudah melakukan peninjauan lokasi, salah satunya di aset milik Kemensos di Jalan Trikora, dan hasilnya sangat layak,” ujar Syarifuddin, Senin (20/5/2025).
Menurutnya, program ini diprioritaskan untuk anak-anak dari keluarga dengan penghasilan maksimal Rp400 ribu per bulan.
“Rencana kita berjalan tahun ini. Untuk sementara, proses belajar mengajar akan dimulai di dua lokasi tersebut, sebelum nantinya dipindahkan ke tempat permanen pada tahun depan,” jelasnya.
Pada tahap awal, Sekolah Rakyat akan difokuskan di satu sekolah dengan dua titik lokasi sementara. Jenjang pendidikan yang akan dibuka adalah SMP dan SMA.
Di lokasi milik Kemensos, telah terdata sekitar 100 calon siswa.
Sementara di Panti Sosial Budi Luhur, terdapat sekitar 25 siswa yang siap mengikuti kegiatan belajar.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kalsel dalam mendukung pendidikan inklusif dan berkeadilan, terutama bagi keluarga yang secara ekonomi tidak mampu membiayai pendidikan formal.
Dengan adanya Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga prasejahtera mendapatkan peluang untuk melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk menekan angka putus sekolah dan menciptakan generasi muda Kalsel yang lebih berdaya,” tegas Syarifuddin.
Sekolah Rakyat Kalsel menjadi harapan baru bagi masyarakat tidak mampu. Dengan menyasar keluarga berpenghasilan di bawah Rp400 ribu per bulan, program ini membuka jalan bagi anak-anak untuk tetap mengecap pendidikan berkualitas dan layak, demi masa depan yang lebih cerah.













Leave a Reply