Menu

Mode Gelap

Daerah

H. Sudian Noor Dorong Percepatan Program Pendidikan Keagamaan di Kalsel


 H. Sudian Noor Dorong Percepatan Program Pendidikan Keagamaan di Kalsel Perbesar

Kalseldaily.com Banjarbaru – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN, H. Sudian Noor, menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program pemerintah, khususnya di bidang pendidikan keagamaan. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Diklat Standarisasi Guru Al-Qur’an Metode Tilawati Level 1 di Gedung Serbaguna UIN Antasari Banjarmasin Kampus 2, Banjarbaru, Sabtu (20/9/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Sudian Noor mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah memberikan arahan agar kegiatan segera direalisasikan. Presiden, kata dia, bahkan menugaskan Menteri Keuangan untuk menindaklanjuti kementerian yang tidak optimal menyerap anggaran.

“Kemarin kita ada pemberitahuan dari pusat, kegiatan kita harus segera dilaksanakan. Karena Presiden mengutus Menteri Keuangan untuk turun mendatangi kementerian yang dana-nya tidak diserap, akan ditarik oleh pusat, dan dipindahkan ke kementerian lain,” tegasnya.

Meski demikian, ia menyoroti persoalan di daerah terkait penyaluran dana. Menurutnya, anggaran dari kementerian sering tidak disalurkan secara penuh sehingga menimbulkan kebingungan dalam penyusunan program.

“Kemarin katanya dari kementerian tidak full diturunkan, seharusnya ini diturunkan secara langsung saja. Karena kita tidak bisa membuat program kalau kita ragu-ragu,” ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Bupati Tanah Bumbu itu juga menyampaikan gagasannya mengenai pentingnya persatuan para guru mengaji di Indonesia. Menurutnya, selama ini organisasi profesi untuk guru mengaji masih berjalan parsial, belum menyatu secara nasional.

“Saya ingin guru-guru mengaji dari metode manapun dan apapun namanya untuk bersatu. Ambil contoh PGRI untuk guru, IDI untuk dokter, atau organisasi berbasis profesi lainnya. Yang belum ada itu adalah Persatuan Guru Mengaji Seluruh Indonesia. Saat ini paling hanya forum guru mengaji di beberapa daerah, seperti di Bandung, dan itu pun belum menyeluruh,” jelasnya.

Untuk itu, ia pun berharap ke depan akan terbentuk wadah nasional bagi para pengajar Al-Qur’an.

“Mudah-mudahan harapan ini bisa menjadi kenyataan, nantinya ada Persatuan Guru Mengaji Republik Indonesia,” harapnya.

Diketahui, Diklat Standarisasi Guru Al-Qur’an Metode Tilawati Level 1 ini diikuti sebanyak 200 peserta yang berprofesi guru ngaji se Kalimantan Selatan dan berlangsung selama dua hari 20-21 September 2025 (Redaksi)

Foto : Istimewa

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Satu-satunya di Indonesia, Siswa Sekolah Rakyat Banjarbaru Terima Tabungan Haji Muda dari H. Sudian Noor

9 May 2026 - 21:23

Muh. Sulfihidayatullah Nahkodai Pemuda Muhammadiyah Batulicin

9 May 2026 - 07:28

Gubernur H. Muhidin Raih Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

6 May 2026 - 11:06

Gubernur Kalsel H. Muhidin Terima Penghargaan Atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kinerja Tinggi

27 April 2026 - 21:22

Dua Eks Pejabat Disdik Banjarmasin Ditahan dalam Kasus Sewa Komputer

27 April 2026 - 21:12

Pemprov Kalsel Perkuat Kerja Sama, 463 Lembar Uang Palsu Dimusnahkan

23 April 2026 - 09:29

Trending di Daerah