Menu

Mode Gelap

Pendidikan

Geger Ulat di Sayur MBG di Tanah Laut, Kepala SPPG Pastikan Hanya Satu Kasus


 Geger Ulat di Sayur MBG di Tanah Laut, Kepala SPPG Pastikan Hanya Satu Kasus Perbesar

Kalseldaily.com Pelaihari– Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanahlaut mendadak jadi perbincangan hangat warga. Bukan karena menunya, melainkan lantaran ditemukannya ulat di salah satu porsi sayur MBG yang dibagikan ke siswa SDN 1 Telaga, Desa Telaga, Kecamatan Pelaihari.

Insiden kecil itu terjadi beberapa hari lalu, namun kabarnya dengan cepat menyebar melalui grup percakapan warga. Bahkan muncul cerita sejumlah pelajar enggan menyentuh jatah MBG dan memilih membawa bekal dari rumah.

MBG di sekolah tersebut dipasok oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang lebih dikenal dengan dapur MBG Matah. Kepala SPPG wilayah setempat, Rony Setiawan, tidak menampik kabar soal temuan ulat itu.

“Terkait isu tersebut adalah benar adanya. Itu terjadi di SDN 1 Telaga pada Senin 29 September 2025 dan telah dikomunikasikan antara pihak sekolah dan SPPG,” jelas Rony, Sabtu (4/10/2025) sebagaimana dilangsir Bpost.

Menurut Rony, dari total 2.106 porsi MBG yang diproduksi hari itu, hanya ada satu porsi yang bermasalah. Hal tersebut pun sudah diverifikasi oleh seluruh sekolah penerima MBG di wilayah tersebut.

Ia menambahkan, SPPG langsung melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang. “Pengawasan akan lebih diperketat pada tiap porsi yang akan dibagikan kepada siswa,” ungkapnya.

Rony juga menuturkan, kabar bahwa banyak siswa kini enggan makan MBG sebenarnya dibesar-besarkan.

“Berdasar informasi dari pihak sekolah setempat, si anak yang mendapati ulat pada sayuran (kacang) tersebut terlampau heboh menyampaikan kepada orangtua. Pihak orangtua kemudian juga mengonfirmasi ke pihak sekolah setempat. Bahkan ada ortu siswa yang mengatakan separo dari siswa yang sekarang membawa bekal sendiri. Namun kabar tersebut dinyatakan tidak benar. Hanya ada beberapa siswa saja yang membawa bekal dari rumah. Ada juga yang masih kenyang sehingga tidak menyantap jatah MBG,” terang Rony.

Dengan begitu, SPPG memastikan distribusi MBG tetap berjalan normal. Hanya saja, pengawasan mutu makanan akan diperketat demi menjaga kepercayaan orang tua maupun sekolah. (SC BPost)

Artikel ini telah dibaca 148 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Diskominfostasan Tala Gelar Sertifikasi BNSP untuk Tingkatkan Kompetensi Admin Media Sosial SKPD

6 May 2026 - 11:23

ACFFEST Movie Day 2026 Resmi Digelar, KPK Ajak Sineas Kalsel Lawan Korupsi

8 April 2026 - 18:40

Warga Tanah Laut Serbu Tiket Film “Kuyank: Saranjana The Prequel” di Pelaihari

4 April 2026 - 20:11

Rektor Uniska MAB Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Dorong Penambahan Profesor di Kampus

2 April 2026 - 22:59

Seluruh Kades di Tanah Laut Dijadwalkan Ikuti Retret di IPDN April 2026

26 March 2026 - 19:38

Bupati Tanahlaut Lepas 123 Pemudik Program Mudik Gratis

17 March 2026 - 21:03

Trending di Daerah