Menu

Mode Gelap

Pembangunan

Silaturahmi Bersama PWRI, H. Sudian Noor Ajak Pentingnya Modernisasi Beragama di Era Digital


 SERAP ASPIRASI - H. Sudian Noor diskusi bersama keluarga besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) di Hotel Ebony Batulicin, Senin (7/10/2025). Foto: Istimewa Perbesar

SERAP ASPIRASI - H. Sudian Noor diskusi bersama keluarga besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) di Hotel Ebony Batulicin, Senin (7/10/2025). Foto: Istimewa

Kalseldaily.com  Batulicin – Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Sudian Noor, kembali menegaskan pentingnya modernisasi dalam kehidupan beragama di tengah perkembangan zaman. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan diskusi bertema “Modernisasi Beragama” bersama keluarga besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) di Hotel Ebony Batulicin, Senin (7/10/2025).

Dalam suasana penuh keakraban itu, H. Sudian Noor menjelaskan bahwa modernisasi beragama bukan berarti mengubah ajaran pokok, tetapi menyesuaikan cara berpikir agar nilai-nilai keagamaan tetap relevan dengan tantangan era digital.

“Modernisasi beragama bukan merubah ajaran, tapi menyesuaikan cara berpikir agar tetap relevan di era serba digital,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat kini dihadapkan pada arus informasi yang begitu cepat, yang kerap memengaruhi cara pandang dan perilaku dalam beragama. Karena itu, dibutuhkan pemahaman kontekstual agar nilai-nilai agama tetap menjadi pedoman moral yang kuat.

Ia juga menyoroti peran penting PWRI sebagai generasi pendahulu dalam menjaga keseimbangan sosial dan menghidupkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

“Pengalaman dan kebijaksanaan senior PWRI adalah aset bangsa yang harus dimanfaatkan dalam membimbing generasi muda,” tambahnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat silaturahmi, memperluas wawasan, dan membangun semangat belajar sepanjang hayat. Menurutnya, semangat kebersamaan dan keterbukaan dalam berdialog menjadi kunci terciptanya masyarakat yang harmonis dan toleran.

Selain itu, dirinya juga menegaskan bahwa Komisi VIII DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program moderasi beragama dan pemberdayaan umat, agar semangat kebersamaan dan nilai keagamaan dapat berjalan seiring dengan kemajuan zaman.

Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara tokoh masyarakat, pemerintah, dan para pemangku kebijakan dalam membangun Indonesia yang toleran, religius, dan berkeadaban. (Daily/Upi)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Izin Syakira Tour Dibekukan, Kemenhaj Beri Waktu Sebulan untuk Selesaikan Hak Jemaah

14 August 2026 - 20:31

Dispersip Tanah Bumbu Perluas Fungsi Perpustakaan Lewat Workshop Desain

12 August 2026 - 21:39

Sekdaprov Hadiri Milad MUI ke-51 di Kandangan

27 July 2026 - 11:15

Gubernur Kalsel H. Muhidin Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 2026

6 July 2026 - 10:43

Serap Aspirasi di Tanah Bumbu, Sudian Noor Tegaskan Komitmen Kawal Kepentingan Masyarakat

29 June 2026 - 11:31

Muh. Sulfihidayatullah Nahkodai Pemuda Muhammadiyah Batulicin

9 May 2026 - 07:28

Trending di Daerah