Menu

Mode Gelap

Pembangunan

Dorong UMKM Naik Kelas, H. Sudian Noor Ajak Percepat Sertifikasi Halal di Tanah Bumbu


 Dorong UMKM Naik Kelas, H. Sudian Noor Ajak Percepat Sertifikasi Halal di Tanah Bumbu Perbesar

Kalseldaily.com Batulicin – Semangat penguatan ekonomi berbasis syariah terus menguat di Tanah Bumbu. Melalui kegiatan diskusi bertajuk “NGOPI” (Ngobrol Perkara Islam), masyarakat, pelaku UMKM, dan tokoh daerah berkumpul untuk membahas pentingnya sertifikasi halal sebagai pondasi ekonomi umat.

Diskusi kali ini mengangkat tema besar “Serap Aspirasi Keutamaan Produk Halal dan Peran UMKM dalam Ekonomi Kerakyatan 2025.” Acara tersebut sukses menyedot antusiasme peserta, terutama para pelaku usaha lokal yang ingin meningkatkan daya saing produknya.

Anggota DPR RI Komisi VIII, H. Sudian Noor, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa diskusi semacam ini penting untuk mendorong percepatan sertifikasi halal terhadap produk-produk lokal di Tanah Bumbu.

“Kita ingin semua produk masyarakat memiliki jaminan halal yang resmi dan terpercaya,” tegasnya.

Menurut H. Sudian Noor, sertifikasi halal tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan dan jaminan mutu bagi konsumen.

“Produk halal punya nilai tambah yang luar biasa jika dikelola dengan benar,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa di Komisi VIII DPR RI, dirinya bermitra erat dengan berbagai lembaga seperti Kementerian Agama dan BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal). Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin memperoleh sertifikat halal.

“Kami ingin masyarakat tidak merasa kesulitan untuk mendapatkan sertifikat halal. Harus ada pendampingan dan penyederhanaan proses. Ini adalah bentuk keberpihakan terhadap UMKM kita,” ujarnya di hadapan peserta diskusi.

Selain H. Sudian Noor, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Lembaga Pemeriksa Produk Halal (LP3H) HCCM Kalimantan Selatan, Hj. Sampunawati, yang memberikan edukasi mendalam tentang pentingnya kehalalan produk dan proses sertifikasinya.

Dalam pemaparannya, Hj. Sampunawati menekankan bahwa pemahaman soal halal tidak boleh berhenti di industri besar saja, melainkan juga harus menyentuh sektor usaha kecil.

“UMKM harus naik kelas, dan halal adalah salah satu jalurnya,” jelasnya.

Melalui diskusi “NGOPI” ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM di Tanah Bumbu yang memahami pentingnya jaminan halal sebagai nilai tambah sekaligus pintu masuk menuju pasar yang lebih luas — baik nasional maupun global. (Daily/Upi).

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Izin Syakira Tour Dibekukan, Kemenhaj Beri Waktu Sebulan untuk Selesaikan Hak Jemaah

14 August 2026 - 20:31

Dispersip Tanah Bumbu Perluas Fungsi Perpustakaan Lewat Workshop Desain

12 August 2026 - 21:39

Sekdaprov Hadiri Milad MUI ke-51 di Kandangan

27 July 2026 - 11:15

Gubernur Kalsel H. Muhidin Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 2026

6 July 2026 - 10:43

Serap Aspirasi di Tanah Bumbu, Sudian Noor Tegaskan Komitmen Kawal Kepentingan Masyarakat

29 June 2026 - 11:31

Muh. Sulfihidayatullah Nahkodai Pemuda Muhammadiyah Batulicin

9 May 2026 - 07:28

Trending di Daerah