Kalseldaily.com Batulicin – Program Pesantren Go Digital sukses digelar di Masjid Ar Raudhah Wardatul Arsyad, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (11/10/2025).
Kegiatan ini mengangkat tema besar “Optimalisasi Humas Pesantren dalam Strategi Dakwah dan Penyebaran Nilai Pendidikan Islami”, yang bertujuan mendorong pesantren agar berperan aktif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk dakwah dan pendidikan.
Hadir sebagai narasumber utama, H. Sudian Noor, Anggota Komisi VIII DPR RI, menyampaikan pentingnya generasi muda Islam untuk tidak tertinggal di tengah derasnya perkembangan teknologi.
“Masjid harus menjadi pusat peradaban yang mengintegrasikan iman, ilmu, dan teknologi secara harmonis dan berkelanjutan,” tegas Sudian Noor.
Ia menilai, digitalisasi merupakan langkah strategis agar pesantren mampu beradaptasi dengan dinamika zaman yang kian kompleks. Melalui pemanfaatan teknologi, pesan dakwah dapat tersampaikan lebih luas dan relevan dengan gaya hidup generasi muda.
Menurut Sudian, media sosial dapat menjadi sarana efektif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam, asalkan dikelola secara kreatif dan positif.
“Pemuda Islam wajib menguasai teknologi agar mampu menyebarkan dakwah, membangun ekonomi kreatif, dan menjawab kebutuhan masyarakat lokal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sudian juga menekankan pentingnya peran humas pesantren untuk memperkuat citra lembaga Islam yang modern, dinamis, dan dekat dengan kalangan muda.
Dalam kesempatan yang sama, Anggy Firmansyah dari gerakan Masjid Sejuta Pemuda turut memberikan motivasi kepada peserta. Ia mengajak santri dan pegiat dakwah untuk terus berinovasi dalam mengemas pesan keislaman agar lebih menarik di era digital.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi pesantren di Tanah Bumbu untuk melangkah menuju transformasi digital, menjadikan dakwah dan pendidikan Islam lebih adaptif serta berdaya saing di era modern. (Daily/Upi)














Leave a Reply