Menu

Mode Gelap

Banjarmasin

Disdik Banjarmasin Klarifikasi Soal Surat Pernyataan Program MBG yang Beredar


 Disdik Banjarmasin Klarifikasi Soal Surat Pernyataan Program MBG yang Beredar Perbesar

Kalseldaily.com   Banjarmasin – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin menanggapi beredarnya surat pernyataan yang meminta orang tua siswa menandatangani kesediaan mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam surat itu, orang tua diminta menyetujui bahwa pihak sekolah tidak akan bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan program.

Isi surat tersebut berbunyi:

“Anak kami menerima Makan Bergizi Gratis (MBG). Adapun kalau misalkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan MBG atau keracunan makanan dan sebagainya, maka kami sebagai orang tua tidak akan menuntut pihak sekolah. Karena kami menyadari bahwa sekolah hanyalah fasilitator dalam menjalankan program dari pemerintahan. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya dan tanpa ada paksaan dari siapa pun. Banjarmasin, …”

Di bagian bawah surat tersebut, tercantum kop surat bertuliskan Banjarmasin, kode pos 70248, yang membuat dokumen itu tampak seperti surat resmi sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ryan Utama menegaskan surat tersebut bukan berasal dari pihaknya dan tidak pernah ada arahan resmi untuk membuat atau menyebarkannya.

“Surat yang beredar di media sosial itu bukan dari kami. Dinas Pendidikan tidak pernah menginstruksikan sekolah untuk membuat pernyataan seperti itu,” ujar Ryan, Jumat (31/10/2025), dikutip dari RRI.

Setelah insiden dugaan keracunan siswa beberapa waktu lalu, Disdik justru memperketat sistem pengawasan terhadap program MBG di setiap satuan pendidikan.

Ryan menyebut, kini setiap kegiatan pembagian makanan wajib didampingi oleh guru kelas guna memastikan keamanan dan kelayakan makanan sebelum dikonsumsi siswa.

Ia menjelaskan, guru diminta untuk membantu peserta didik memeriksa makanan yang dibagikan—mulai dari melihat bentuk dan warna, mencium aroma, hingga memastikan tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan.

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan meningkatkan kewaspadaan siswa agar tidak sembarangan mengonsumsi makanan yang belum dipastikan aman.

Ryan menambahkan, pelaksanaan program MBG sejauh ini berjalan baik dan terus dipantau oleh pihaknya.

Namun, jika benar ada sekolah yang menerbitkan surat pernyataan seperti yang beredar, Disdik akan segera melakukan penelusuran dan menindaklanjuti sesuai prosedur. (Daily/Fin/RRI)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Banjarmasin Siapkan Sistem Ducting dan Tiang Bersama untuk Atasi Kabel Semrawut

5 March 2026 - 16:15

Gubernur Muhidin Pimpin RUPS Bank Kalsel, Dorong Peningkatan Layanan ke Masyarakat

5 March 2026 - 16:00

23 Sampel Diuji, Takjil Pasar Wadai Banjarmasin Aman Dikonsumsi

4 March 2026 - 22:10

Temuan HIV di Sejumlah Daerah Kalsel Masih Tinggi, Kelompok LSL Mendominasi

4 March 2026 - 14:24

Cegah Kemacetan, Truk di Banjarmasin Dibatasi pada Jam Tertentu

1 March 2026 - 22:07

Sukses di Bioskop, Kuyank Jadi Film Kedua 2026 Tembus 1 Juta

28 February 2026 - 23:05

Trending di Banjarmasin