Kalseldaily.com – Qatar disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Meksiko sebagai tuan rumah babak playoff interkontinental Piala Dunia FIFA 2026. Isu ini mencuat setelah tewasnya bos kartel narkoba Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho yang memicu gelombang kerusuhan di sejumlah wilayah Meksiko.
Media Timur Tengah melaporkan bahwa Qatar masuk dalam pertimbangan di tengah kekhawatiran terhadap situasi keamanan yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan. FIFA disebut tengah meninjau sejumlah opsi, termasuk kemungkinan memindahkan laga ke lokasi alternatif guna menjamin keselamatan pemain, ofisial, dan suporter.
Namun demikian, Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa hingga saat ini babak playoff tetap berjalan sesuai rencana.
“Sangat yakin, semuanya baik-baik saja. (Perhelatan) ini akan berlangsung spektakuler,” ujar Infantino dalam kesempatan di Kolombia.
Jadwal dan Lokasi Masih Sesuai Rencana
Berdasarkan jadwal awal, pertandingan playoff interkontinental akan digelar pada 26 dan 31 Maret di dua stadion di Meksiko, yakni Estadio BBVA di Monterrey dan Estadio Akron di Guadalajara.
Playoff ini akan melibatkan enam negara dengan format sebagai berikut:
Kaledonia Baru vs Jamaika → pemenang menghadapi Republik Kongo
Bolivia vs Suriname → pemenang menghadapi Irak
Dua tim pemenang akhir dari jalur tersebut akan mengamankan dua tiket terakhir menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Hingga kini belum ada keputusan resmi terkait pemindahan lokasi pertandingan. FIFA masih melakukan evaluasi dengan memantau perkembangan situasi keamanan di Meksiko, pernyataan Infantino mengindikasikan bahwa rencana awal tetap dipertahankan, namun opsi alternatif tetap disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila kondisi keamanan memburuk. Keputusan final diperkirakan akan diambil dalam waktu dekat, mengingat jadwal pertandingan yang semakin mendekat. (Daily/Fin)















Leave a Reply