Kalseldaily.com Banjarmasin – Pertumbuhan penduduk di Banjarmasin dalam lima tahun terakhir tercatat relatif stabil. Laju kenaikannya bahkan tidak sampai setengah persen setiap tahun.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menyebut angka pertumbuhan penduduk hanya berkisar antara 0,1 hingga 0,21 persen. Kondisi ini dinilai sebagai indikator pengendalian demografi yang cukup baik.
“Ini menunjukkan pertumbuhan penduduk kita relatif stabil,” ujarnya usai rapat paripurna LKPJ, Jumat (27/3/2026).
Hingga akhir 2025, jumlah penduduk Banjarmasin tercatat mencapai 683.091 jiwa. Komposisinya hampir seimbang, yakni 341.741 laki-laki dan 341.350 perempuan.
Tak hanya dari sisi jumlah penduduk, kualitas hidup masyarakat juga menunjukkan peningkatan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banjarmasin tercatat naik 0,35 poin menjadi 80,53 pada 2025.
Capaian tersebut menempatkan Banjarmasin sebagai daerah dengan IPM tertinggi kedua di Kalimantan Selatan dan masuk dalam kategori sangat tinggi.
“Ini mencerminkan peningkatan di sektor kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak,” tegas Yamin.
Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fahruri, mengapresiasi capaian tersebut. Meski demikian, pihaknya menegaskan akan tetap mengkaji secara kritis sejumlah indikator dalam laporan kinerja pemerintah daerah.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah penurunan pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2025 sebesar Rp15 miliar atau sekitar 0,65 persen. Di sisi lain, pembiayaan daerah justru meningkat sekitar Rp16 miliar.
“Ini akan kita evaluasi bersama,” ujarnya.
Meski begitu, sejumlah indikator ekonomi lainnya menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi meningkat tipis dari 5,63 persen menjadi 5,66 persen, sementara angka kemiskinan turun dari 4,58 persen menjadi 4,52 persen.
“Ini capaian yang patut diapresiasi, tapi tetap perlu pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya. (Daily/Fin)















Leave a Reply