Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Tabalong Dapat Program Agroforestri 30 Hektare, Dorong Ekonomi dan Tekan Emisi


 Tabalong Dapat Program Agroforestri 30 Hektare, Dorong Ekonomi dan Tekan Emisi Perbesar

Kalseldaily.com Tanjung – Kabupaten Tabalong menjadi salah satu wilayah sasaran program agroforestri dari Kementerian Kehutanan dengan total luasan mencapai 30 hektare. Program ini tersebar di dua desa, yakni Desa Uwie di Kecamatan Muara Uya seluas 15 hektare dan Desa Muang di Kecamatan Jaro dengan luasan yang sama.

Kepala Seksi Pemanfaatan Hutan KPH Tabalong, Aidil Fahruraji, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari skema REDD+ yang bertujuan menekan laju emisi akibat deforestasi dan degradasi hutan. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan cadangan karbon serta mengurangi potensi erosi lahan.

“Program ini dapat meningkatkan ekonomi bagi masyarakat setempat melalui hasil tanaman yang beragam,” jelas Aidil, Sabtu (04/04/2026).

Dalam pelaksanaannya, masyarakat didorong membudidayakan berbagai jenis tanaman produktif seperti kemiri, jengkol, petai, aren, hingga durian. Selain mendapatkan bantuan bibit, kelompok penerima juga memperoleh pendampingan dari penyuluh kehutanan guna memastikan keberhasilan program.

Adapun kelompok yang terlibat dalam program ini antara lain Kelompok Tani Hutan Marusung Jaya di Desa Muang serta Lembaga Pengelola Hutan Desa Uwie.

Agroforestri sendiri merupakan sistem pengelolaan lahan yang mengombinasikan tanaman kehutanan dengan pertanian atau peternakan dalam satu kawasan. Skema ini dinilai efektif sebagai solusi pemanfaatan lahan berkelanjutan.

Aidil menambahkan, program agroforestri dilaksanakan di kawasan perhutanan sosial, yang meliputi hutan desa, hutan tanaman rakyat, serta hutan kemasyarakatan.

Saat ini, total luas kawasan perhutanan sosial di Tabalong mencapai 8.146,33 hektare, terdiri dari hutan desa seluas 2.709 hektare, hutan tanaman rakyat 1.343,79 hektare, dan hutan kemasyarakatan 4.093,54 hektare. (Daily/md)

SC: Antara

 

 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Komisi VIII dan Pemerintah Tetapkan BPIH 2027, Biaya Pelunasan Jemaah Haji Turun

7 October 2026 - 20:35

BKPRMI Gandeng Kementan, Kalsel Jadi Pilot Projek Gerakan 1 Masjid 1 Hektar Tanam Kelapa

23 September 2026 - 20:48

Sosialisasi Empat Pilar, Sudian Noor Apresiasi Peran Relawan Damkar Banjarbaru Tangani Karhutla

15 September 2026 - 09:47

Timwas DPR Nilai Pelaksanaan Haji 2026 Lebih Baik, Sejumlah Fasilitas Tetap Jadi Sorotan

3 September 2026 - 17:02

Kunjungi Lokasi Karhutla, Sudian Noor Soroti Kesehatan dan Keselamatan Relawan

28 August 2026 - 21:20

Sudian Noor Dorong Pemda Buka Posko Aduan Masyarakat Terdampak Karhutla

24 August 2026 - 11:57

Trending di Banjarbaru