Menu

Mode Gelap

Daerah

Feeder Trans Banjarbaru Masih Gratis, Dishub Dorong Warga Beralih ke Angkutan Umum


 Feeder Trans Banjarbaru Masih Gratis, Dishub Dorong Warga Beralih ke Angkutan Umum Perbesar

Banjarbaru KalselDaily.com – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan layanan angkutan feeder Trans Banjarbaru tetap dapat dinikmati masyarakat tanpa biaya. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong minat warga untuk beralih ke transportasi umum yang lebih efisien dan terintegrasi.

Kepala Dishub Banjarbaru, Mirhansyah, menyampaikan bahwa saat ini layanan feeder telah beroperasi di 11 trayek yang menjangkau berbagai titik di kota. Selain itu, layanan tersebut juga telah terhubung dengan jaringan Trans Banjarbakula.

“Silakan masyarakat manfaatkan fasilitas ini. Selain nyaman, layanan ini juga masih gratis dan sudah terintegrasi dengan angkutan lain,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Ia menambahkan, ke depan Dishub berencana menambah jumlah trayek dan armada secara bertahap. Pengembangan tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Insyaallah akan terus kita kembangkan, baik dari sisi rute maupun armada, agar layanan semakin optimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Banjarbaru, Eddy Sabara, menjelaskan bahwa program feeder ini mulai berjalan sejak September 2024 dengan tujuh trayek. Hingga 2025, jumlahnya meningkat menjadi 11 trayek dan masih bertahan hingga saat ini.

Menurutnya, pemerintah menargetkan jumlah trayek bisa mencapai 20 rute agar seluruh wilayah Banjarbaru dapat terlayani secara merata.

“Target jangka panjangnya adalah integrasi penuh seluruh wilayah melalui 20 trayek,” jelasnya.

Dari sisi penggunaan, minat masyarakat terhadap layanan ini cukup tinggi. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 130 ribu penumpang telah memanfaatkan angkutan feeder gratis tersebut.

“Trayek 4 menjadi yang paling ramai dengan jumlah penumpang lebih dari 26 ribu orang,” ungkap Eddy.

Saat ini, Dishub Banjarbaru mengoperasikan 24 unit armada aktif serta dua unit cadangan. Waktu tunggu antar bus relatif singkat, yakni sekitar 10 hingga 15 menit, sehingga dinilai cukup efektif untuk mobilitas harian masyarakat.

Pemerintah juga terus berupaya mengintegrasikan sistem transportasi di kawasan Banjarbakula agar lebih terkoordinasi dan efisien, seiring dengan pengembangan wilayah metropolitan di Kalimantan Selatan.

Dengan layanan gratis dan jaringan yang terus diperluas, diharapkan angkutan feeder Trans Banjarbaru dapat menjadi solusi transportasi yang ramah, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Daily/md)

SC: BPost

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Jenguk Pasien di RSUD Ulin, Sudian Noor Tunjukkan Kepedulian dan Awasi Layanan Kesehatan

19 April 2026 - 20:57

129 ASN Kalsel Resmi Disumpah, Gubernur: Jaga Integritas dan Jauhi Judi Online

15 April 2026 - 10:57

Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Halal Bihalal dan Milad ke-58 HM Rosehan NB

13 April 2026 - 12:36

Gubernur Kalsel Resmikan Dermaga Pasar Terapung di TMII, Angkat Budaya Banua ke Kancah Nasional

11 April 2026 - 22:26

Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Disiapkan Rp150 Miliar

9 April 2026 - 14:09

Meriah, Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Puncak Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan

8 April 2026 - 20:08

Trending di Daerah