Banjarbaru, KalselDaily.com — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (29/8/2026) pagi.
Asap yang menyelimuti kawasan bandara membuat jarak pandang menurun. Kondisi tersebut berdampak pada jadwal penerbangan, termasuk penerbangan maskapai Citilink rute Banjarmasin-Jakarta yang mengalami keterlambatan hingga dua jam.
Suasana berbeda terlihat di area apron. Pesawat yang seharusnya segera beroperasi masih berada di sekitar apron bandara, sementara pandangan ke arah landasan terlihat samar akibat pekatnya kabut asap.
Salah seorang penumpang Citilink yang berada di Bandara Syamsudin Noor mengaku harus menunggu lebih lama dari jadwal semula. Keterlambatan penerbangan membuat perjalanan yang telah direncanakan ikut bergeser, terutama bagi penumpang yang memiliki agenda lanjutan setelah tiba di kota tujuan.
Untuk diketahui, karhutla masih terjadi di Guntung Damar yang kini menjadi salah satu dari tiga titik penanganan karhutla prioritas di Kalsel karena berdekatan dengan bandara. Dua lokasi lainnya yakni kawasan Hutan Lindung Liang Anggang serta Pengayuan dan Peramuan.
Sementara itu, penanganan karhutla di sejumlah titik tersebut terus dilakukan oleh tim gabungan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, relawan dan unsur terkait terus melakukan pemadaman dan pembasahan untuk mencegah api kembali meluas. (Daily).















Leave a Reply