Martapura, KalselDaily.com – Dugaan penipuan berkedok penggalangan dana untuk korban kebakaran Pondok Pesantren Darussalam, Desa Antasan Senor, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, viral di media sosial.
Kasus ini mencuat setelah beredar poster dan unggahan penggalangan dana yang disebut diperuntukkan bagi para korban kebakaran. Namun, belakangan muncul dugaan bahwa penggalangan donasi tersebut tidak dijalankan sesuai dengan tujuan yang disampaikan kepada para donatur.
Dalam video lanjutan yang beredar di media sosial, terduga pelaku disebut telah menyerahkan diri kepada pihak IPDA Darussalam sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya.
Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi, status hukum terduga pelaku, maupun perkembangan penanganan perkara tersebut.
Kasus dugaan penipuan ini menjadi perhatian luas karena terjadi setelah musibah kebakaran hebat yang melanda asrama santri Pondok Pesantren Darussalam pada Minggu (19/7/2026).
Berdasarkan laporan, api pertama kali muncul dari salah satu kamar santri yang sedang kosong. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar karena bangunan asrama masih didominasi material kayu, sebelum akhirnya merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya. (md/adpim).















Leave a Reply