Kalseldaily.com HSU – Dugaan keracunan massal terjadi pada sebuah acara hajatan di Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Minggu (1/2/2026). Peristiwa ini menyebabkan 153 warga, termasuk anak-anak, harus mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Banjang AKP Robby membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan seluruh korban awalnya dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.
“Dari 153 orang yang dilarikan ke puskesmas, 145 orang sudah diperbolehkan pulang, sementara delapan orang masih menjalani perawatan intensif,” ujar Robby.
Delapan korban yang membutuhkan penanganan lanjutan kemudian dirujuk ke RSUD Pambalah Batung Amuntai. Pihak rumah sakit memastikan seluruh pasien yang dirawat inap berada dalam kondisi stabil dan terus mendapat pemantauan dari tim medis.
Pemerintah Kabupaten HSU turut memberikan perhatian serius terhadap kejadian ini. Sekretaris Daerah HSU, Adi Lesmana, mewakili Bupati HSU H. Sahrujani, meninjau langsung kondisi para korban di RSUD Pambalah Batung. Kunjungan tersebut didampingi Ketua TP PKK Kabupaten HSU Hj Murniati Sahrujani, Wakil Ketua TP PKK Mayang Melani, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten HSU.
Adi Lesmana menegaskan pemerintah daerah memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal hingga benar-benar pulih. Pemkab HSU juga memfasilitasi transportasi bagi warga yang telah diperbolehkan pulang agar dapat kembali ke rumah masing-masing.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan medis yang maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Hj Murniati Sahrujani menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga dan berharap para korban segera pulih sepenuhnya. Kehadiran jajaran Pemkab disebut sebagai bentuk dukungan moril kepada masyarakat.
Di sisi lain, Kapolsek Banjang AKP Robby mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyajikan makanan pada kegiatan hajatan. Ia menegaskan kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah HSU.
“Kami mengingatkan warga agar lebih memperhatikan kebersihan dan keamanan makanan. Ini bukan kejadian pertama, sudah ada dua kali kejadian keracunan menu hajatan di HSU,” pungkasnya.
Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan masih dalam penelusuran, sementara delapan korban yang dirawat inap dilaporkan dalam kondisi stabil. (Daily/Fin)
SC: Detik










Leave a Reply