Kalseldaily.com Banjar – Hingga awal Februari 2026, pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Banjar belum mendapatkan kepastian. Padahal, Pasar Wadai selama ini menjadi agenda rutin tahunan yang dinanti masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
Pasar Wadai Ramadan biasanya diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Banjar. Namun hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait pelaksanaannya tahun ini.
Sekretaris Perumda Pasar Bauntung Batuah, Gusti Andriansyah, mengatakan pihaknya belum menerima informasi maupun penugasan resmi dari pemerintah daerah terkait rencana penyelenggaraan Pasar Wadai Ramadan 1447 H.
“Untuk tahun ini belum ada kepastian dari dinas terkait. Kami juga belum menerima penugasan resmi,” ujarnya.
Ia menegaskan, hingga saat ini Perumda Pasar Bauntung Batuah belum mendapat pemberitahuan apakah Pasar Wadai Ramadan akan kembali digelar atau tidak. Padahal, pada tahun sebelumnya Perumda ditunjuk sebagai pengelola kegiatan tersebut.
Sebagai informasi, pada 2025 lalu pengelolaan Pasar Wadai Ramadan tidak lagi dilakukan langsung oleh dinas, melainkan dialihkan kepada Perumda Pasar Bauntung Batuah. Kebijakan tersebut diambil menyusul sejumlah keluhan pedagang pada pelaksanaan sebelumnya, terutama terkait minimnya pembeli dan penjualan yang tidak sesuai harapan.
Meski demikian, Gusti Andriansyah menyatakan Perumda Pasar Bauntung Batuah siap kembali mengelola Pasar Wadai Ramadan jika memang ada keputusan dari pemerintah daerah dan permintaan dari para pedagang.
“Tentu dengan catatan ada koordinasi dan penugasan resmi dari dinas terkait,” katanya.
Menurutnya, aspirasi pedagang menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan apakah Pasar Wadai Ramadan layak kembali dilaksanakan tahun ini. Evaluasi pelaksanaan sebelumnya juga perlu menjadi perhatian agar kegiatan tersebut lebih efektif dan menarik minat masyarakat.
Sebagai pengingat, Pasar Wadai Ramadan Kabupaten Banjar pada 2024 digelar di kawasan Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura dan dikelola oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata. Sementara pada 2025, pengelolaan beralih ke Perumda Pasar Bauntung Batuah dengan lokasi di sepanjang jalan sekitar Taman CBS dan diikuti sekitar 40 pedagang binaan. (Daily/Fin)










Leave a Reply