Kalseldaily.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sejumlah pemerintah daerah di Kalimantan Selatan mulai menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), PPPK, hingga tenaga non-ASN. Setiap daerah menyiapkan anggaran yang berbeda, dengan jumlah penerima menyesuaikan jumlah aparatur di masing-masing wilayah.
Dari beberapa daerah tersebut, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi daerah dengan anggaran THR terbesar. Pemerintah daerah menyiapkan dana sekitar Rp54,3 miliar untuk dibagikan kepada para aparatur.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, mengatakan THR diberikan penuh kepada seluruh aparatur sesuai ketentuan yang berlaku. Ia berharap pencairan ini dapat meningkatkan motivasi kerja sekaligus mendorong pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“THR ini kami bayarkan secara penuh kepada seluruh aparatur. Harapannya dapat menambah semangat bekerja dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Besaran anggaran tersebut terdiri dari beberapa komponen, di antaranya gaji THR PNS/CPNS, PPPK, tambahan penghasilan pegawai (TPP), serta dukungan kesejahteraan bagi tenaga non-ASN.
Di posisi berikutnya, Kabupaten Tanah Laut menyiapkan sekitar Rp47,8 miliar. Tahun ini menjadi pertama kalinya ribuan PPPK paruh waktu di daerah tersebut ikut menerima THR sesuai aturan terbaru pemerintah.
Sementara itu, Kota Banjarmasin menyiapkan sekitar Rp47 miliar untuk lebih dari 8.000 penerima, termasuk PNS, PPPK, kepala daerah, hingga anggota DPRD.
Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin, Edy Wibowo, menjelaskan bahwa PPPK paruh waktu juga menerima THR, meski besarannya berbeda karena menggunakan metode perhitungan tersendiri.
“Untuk PPPK paruh waktu, karena gajinya berkisar Rp1,9 juta sampai Rp2,3 juta, maka perhitungannya menggunakan formula gaji satu bulan dikalikan lima masa kerja lalu dibagi 12,” jelasnya.
Dengan skema tersebut, THR yang diterima PPPK paruh waktu berada di kisaran Rp791 ribu hingga Rp950 ribu.
Di daerah lain, pemerintah juga menyiapkan anggaran cukup besar. Kabupaten Tabalong menyiapkan sekitar Rp41,2 miliar untuk ribuan PNS/CPNS dan PPPK. Kemudian Kabupaten Hulu Sungai Selatan menyalurkan sekitar Rp36,5 miliar bagi lebih dari lima ribu aparatur.
Sekretaris BPKPD Hulu Sungai Selatan, Rahmani, mengatakan pencairan THR merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan aparatur menjelang Lebaran.
Di Kabupaten Tapin, pemerintah daerah menyiapkan sekitar Rp33 miliar. Kepala BKAD Tapin, Haris Fadhilah, menjelaskan besaran THR bagi PNS dihitung dari gaji pokok dan tambahan penghasilan pegawai yang diterima pada Februari 2026.
Sementara itu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah menyiapkan sekitar Rp24 miliar untuk pembayaran THR ASN. Angka tersebut mengacu pada kebutuhan gaji pegawai pada bulan sebelumnya.
Adapun Kabupaten Balangan mengalokasikan sekitar Rp20,2 miliar untuk PNS, PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu, serta tenaga PJLP.
Di Kabupaten Hulu Sungai Utara, pemerintah daerah menyiapkan sekitar Rp20 miliar untuk pembayaran THR bagi lebih dari 4.500 aparatur. (Daily/Fin)
Berdasarkan data anggaran THR di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, rinciannya sebagai berikut:
Tanah Bumbu: Rp54.337.931.614
Tanah Laut: Rp47.816.742.345
Kota Banjarmasin: Rp47.000.000.000
Tabalong: Rp41.200.000.000
Hulu Sungai Selatan: Rp36.500.000.000
Tapin: Rp33.000.000.000
Hulu Sungai Tengah: Rp24.000.000.000
Balangan: Rp20.200.000.000
Hulu Sungai Utara: Rp20.000.000.000
SC: RB














Leave a Reply