Batulicin, KalselDaily.com – Sosok muda penuh semangat, Muh. Sulfihidayatullah resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Batulicin periode 2026–2027. Kehadirannya sebagai pemimpin baru membawa optimisme besar bagi gerakan kepemudaan Muhammadiyah di Kabupaten Tanah Bumbu(08/05/2026).
Pria kelahiran Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu dikenal sebagai figur muda yang aktif, komunikatif, dan memiliki rekam jejak panjang dalam dunia organisasi kepemudaan maupun kemahasiswaan. Pengalamannya dinilai menjadi modal kuat dalam membangun kepemimpinan yang progresif dan inklusif di tubuh Pemuda Muhammadiyah Batulicin.
Selain aktif di organisasi, Muh. Sulfihidayatullah juga dikenal sebagai jurnalis di Kabupaten Tanah Bumbu. Kiprahnya di dunia media membuatnya dekat dengan dinamika masyarakat, terutama dalam menyuarakan isu sosial, kepemudaan, dan pembangunan daerah.

Perjalanan organisasinya dimulai sejak masa mahasiswa. Pada tahun 2019, ia dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan Keluarga Mahasiswa Bone Universitas Hasanuddin. Kepemimpinannya kala itu dinilai berhasil membangun solidaritas mahasiswa perantauan dan memperkuat budaya intelektual di lingkungan organisasi.
Setahun kemudian, Muh. Sulfihidayatullah kembali mendapat amanah sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat FISIP Universitas Hasanuddin tahun 2020. Dalam kepemimpinannya, IMM tidak hanya menjadi ruang kaderisasi, tetapi juga wadah pengembangan gagasan dan gerakan sosial mahasiswa.
Jejak kepemimpinannya terus berlanjut pada tahun 2021 saat ia dipercaya menjadi Ketua Bidang PCPM Kahu di Kabupaten Bone. Posisi tersebut semakin mengasah kapasitasnya dalam membangun gerakan kepemudaan berbasis nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian sosial.
Kini di Kabupaten Tanah Bumbu, Muh. Sulfihidayatullah juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tanah Bumbu. Peran tersebut memperlihatkan komitmennya dalam mendorong kesadaran hukum dan nilai keadilan di tengah masyarakat.
Dari sisi akademik, Muh. Sulfihidayatullah merupakan Sarjana Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Makassar. Latar belakang keilmuan politik yang dimilikinya membentuk cara pandang kepemimpinan yang strategis, kritis, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Tidak berhenti di sana, ia juga menuntaskan pendidikan Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin. Perpaduan ilmu politik dan komunikasi menjadi fondasi penting dalam membangun kepemimpinan yang mampu merangkul berbagai kalangan.
Dalam berbagai kesempatan, Muh. Sulfihidayatullah menegaskan tekadnya untuk membangun kepemimpinan yang kolektif dan berorientasi pada pengembangan generasi muda. Ia ingin Pemuda Muhammadiyah Batulicin menjadi ruang tumbuh bagi kader-kader muda yang kreatif, kritis, dan berdaya saing.
Menurutnya, organisasi kepemudaan harus hadir sebagai solusi atas tantangan sosial yang dihadapi masyarakat. Karena itu, ia mendorong semangat kolaborasi, penguatan literasi, serta keterlibatan aktif pemuda dalam pembangunan daerah.
“Pemuda harus menjadi motor perubahan. Kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk menghadirkan manfaat dan membangun optimisme bersama,” ujar Muh. Sulfihidayatullah.
Terpilihnya Muh. Sulfihidayatullah sebagai Ketua PCPM Batulicin menjadi harapan baru bagi lahirnya gerakan kepemudaan yang lebih progresif dan berdampak. Dengan pengalaman organisasi, kapasitas akademik, serta jejaring yang dimilikinya, ia dinilai mampu membawa Pemuda Muhammadiyah Batulicin menjadi organisasi yang aktif, modern, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.(Daily/Nal)











Leave a Reply