Kandangan, KalselDaily.com – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan mengembangkan haruan estate pada empat kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui bantuan 24.000 benih ikan haruan dan sarana budidaya guna memperkuat ekonomi daerah.
“Pengembangan haruan estate menjadi strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor perikanan budidaya berbasis komoditas unggulan lokal,” kata Kepala Dislautkan Kalsel Rusdi Hartono, Rabu (20/05/2026).
Ia menyebut kelompok yang mendapatkan bantuan terdiri atas Pokdakan Semangat Tarati di Desa Balanti Kecamatan Kalumpang, Pokdakan Balanti Berkah Desa Balanti Kecamatan Kalumpang, Pokdakan Semangat Bioflok Desa Balanti Kecamatan Kalumpang, dan Pokdakan Lentera Desa Bangkau Kecamatan Kandangan.
“Masing-masing Pokdakan mendapatkan bantuan 10 karamba, 6.000 ekor ikan, serta bantuan pakan ikan,” ujarnya.
Dia menyampaikan bahwa ikan haruan atau gabus merupakan komoditas khas Kalimantan Selatan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat untuk kebutuhan konsumsi maupun olahan hasil perikanan.
Ia menuturkan upaya pengembangan haruan estate melalui penyaluran bantuan hibah sarana budidaya dan benih ikan haruan kepada Pokdakan bertujuan agar pembudidaya dapat meningkatkan kapasitas usaha dan produksi ikan haruan secara lebih optimal.
Menurut dia, langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan haruan estate sebagai sektor unggulan perikanan budidaya di Kalimantan Selatan,” ujar Rusdi.
Ia menjelaskan pengembangan haruan estate tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga untuk membentuk sentra-sentra ekonomi baru berbasis perikanan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat rantai pasok komoditas daerah.
Menurut dia, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, penyuluh perikanan, kelompok pembudidaya, serta pemangku kepentingan lainnya agar usaha budidaya ikan haruan dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
“Kami ingin budidaya haruan di Kalimantan Selatan berkembang secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan. Karena itu, pendampingan dan kolaborasi semua pihak sangat penting agar usaha budidaya ini terus tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” ujar Rusdi Hartono.
Dislautkan Kalsel berharap Pokdakan yang mendapatkan bantuan dapat menjadi contoh keberhasilan pengembangan haruan estate sekaligus mendorong tumbuhnya sentra-sentra budidaya ikan gabus baru di berbagai wilayah Kalimantan Selatan. (Daily/md)















Leave a Reply