Kalseldaily.com Barabai – Penantian Panjang warga Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), untuk memiliki akses jalan layak akhirnya mulai menampakkan hasil.
Setelah bertahun-tahun hanya bisa mengusulkan dalam Musrenbang tanpa pernah direalisasikan, kini perbaikan jalan tembus Balimau–Pinangkara kian dekat dengan kenyataan. Tanda nyata terlihat dari pembongkaran jembatan kayu lama yang dilakukan Dinas PUPR HST. Jembatan itu akan diganti konstruksi beton permanen sebagai akses Utama membawa material pembangunan jalan.
Sekretaris Desa Kayu Rabah, Rahmadi, mengaku lega karena perjuangan Panjang warga mulai membuahkan hasil. “Jalan ini selalu jadi prioritas Utama yang kami ajukan, tapi selalu terbentur alas an anggaran. Syukurlah sekarang sudah ada tindak lanjut,” ucapnya, Kamis (2/10).
Jalan tersebut sangat vital karena menjadi urat nadi aktivitas masyarakat di dua desa, Kayu Rabah dan Pinangkara. Hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan selama ini sulit diangkut lewat darat lantaran jalan berlumpur dan rusak parah, sehingga warga terpaksa menggunakan kelotok atau jukung.
Fitrianor, Kaur Umum dan Perencanaan desa, menambahkan bahwa perbaikan jalan akan berdampak besar bagi ekonomi warga. Selain menghubungkan dua desa, jalur ini juga membuka akses antar kabupaten, yakni HST dan HSU. “Dulu warga Pinangkara bahkan menyekolahkan anaknya ke SD dan SMP di Kayu Rabah lewat jalan ini. Jadi perbaikan jalan akan menghidupkan Kembali interaksi dan aktivitas ekonomi,” jelasnya.
Meski Sebagian ruas pernah disentuh program TMMD, kerusakan Kembali terjadi karena sering terendam banjir. Saat ini baru sekitar 300 meter jalan yang dipaving, sementara dua kilometer sisanya masih rusak. Biaya perbaikan cukup besar karena sebelumnya material harus dilangsir manual akibat jembatan kayu tak mampu menahan beban truk.
Dengan pembangunan jembatan beton yang sedang dikerjakan, hambatan itu diperkirakan teratasi. Pantauan lapangan menunjukkan proses pembongkaran jembatan lama sudah berlangsung, menandai dimulainya Langkah konkret menuju perbaikan jalan yang selama ini diidamkan warga. (*)















Leave a Reply