Menu

Mode Gelap

Daerah

Diikuti 3.465 Peserta, Pemprov Kalsel Minta Baayun Maulid Terus Dilestarikan


 Diikuti 3.465 Peserta, Pemprov Kalsel Minta Baayun Maulid Terus Dilestarikan Perbesar

Kalseldaily.com – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meminta tradisi Baayun Maulid dapat terus dipelihara dan dilestarikan.

Hal ini disampaikan Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sulkan saat menghadiri prosesi Baayun Maulid di Halaman Masjid Al Mukarramah Desa Banua Halat Kiri Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kamis (28/9) siang.

“Tradisi Baayun Maulid ini harus kita pelihara dan dilestarikan keberadaannya,” harapnya.

Memperingati lahirnya seorang insan pilihan yang dia pilih untuk menjadi utusan Allah SWT adalah kabar gembira bagi seluruh umat manusia di dunia dan ini menggambarkan semaraknya kehidupan religius di benua kita Kalimantan Selatan.

Bermula dari anak yang baru lahir ikuti prosesi baayun maulid di masjid Almukarramah Banua Halat seiring berjalannya waktu ini sudah dikuti  anak anak orang remaja sampai orang dewasa yang pesertanya datang dari berbagai daerah.

Panitia Pelaksana Baayun Maulid  Abdul Muthalib melaporkan, peserta yang mengikuti prosesi baayun Maulid sebanyak 3.465 peserta. Mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebanyak 4.502 peserta.

“Walaupun peserta ada penurunan daripada tahun sebelumnya namun bersyukur karena acara berjalan dengan baik dan lancar, “ujarnya

Peserta Baayun Maulid tidak hanya diikuti dari anak-anak, tetapi mulai dari balita sampai lansia dan juga ikut serta baik selain dari Kalimantan juga dari luar daerah  seperti Jawa Timur, Jawa Barat dan Jakarta.

“Dari ribuan peserta untuk termuda berusia 7 hari dan peserta tertua berumur 95 tahun dan  peserta terjauh berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta,” ujarnya.

Penjabat Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin dalam sambutannya merasa bangga, karena kegiatan baayun maulid ini mendapat respon sangat besar dari masyarakat saat ini, hal ini terbukti jumlah peserta yang setiap tahun mengalami peningkatan.

“Tradisi baayun maulid dimaksudkan sebagai budaya Islam dalam rangka mengambil berkah dan safaat Rasulullah SAW serta sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Mempererat tali silaturrahmi ukuhan islamiah dan ukuwah wataniah,” ujarnya.

Tim Editor

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Dua ASN Pemkab Banjar Bantah Adu Jotos, Kini Tempuh Jalur Mediasi

11 July 2026 - 07:55

Peresmian Gedung Baru Asrama Haji, Gubernur Kalsel : Komitmen Pemerintah Meningkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat

10 July 2026 - 20:54

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri Ajak Pemuda Siap Menyongsong Bonus Demografi

7 July 2026 - 11:27

Hadapi Karhutla 2026; Gubernur H. Muhidin Pastikan Personel Satgas Siaga Penuh

6 July 2026 - 20:37

Pertama di Indonesia, Kalsel Gelar Seminar Academic Engagement dalam Rangka Pembentukan Adhyaksa Chamber 2026

4 July 2026 - 17:13

Hj Fathul Jannah Muhidin Launching Buku Bunda Literasi Banua

29 June 2026 - 13:12

Trending di Daerah