Kalseldaily.com – Tiga poin sudah diraih, namun bukan selamat yang didapat, melainkan tangis di ujung laga.
Barito Putera harus terdegradasi ke Liga 2 meski menang 2-1 atas PSIS Semarang dalam laga pamungkas Liga 1 2024/2025, Sabtu (24/5/2025) di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.
Usai pertandingan, Pelatih Barito, Vitor Tinoco, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung Laskar Antasari.
“Kami minta maaf. Kami tidak bisa bertahan di Liga 1. kami minta maaf kepada para suporter, manajemen, dan semua yang sudah mendukung kami. Hari ini kami menang, dapat tiga poin. Tapi itu belum cukup,” ucapnya saat konferensi pers usai pertandingan, Sabtu (24/5/2025).
Barito memang bermain ngotot dan pantang menyerah. Mereka berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal 0-1. Tapi hasil laga lain dimana Semen Padang FC menang atas Arema FC menghantam harapan terakhir mereka.
Pemain Barito, Ilham Mahendra, turut menyampaikan pesan kepada warga Kalimantan Selatan.
“Komentar saya hampir sama seperti coach Vitor. Kami semua mohon maaf kepada masyarakat Kalsel. Barito Putera tidak bisa bertahan di Liga 1,” jelasnya.
Barito Putera menutup musim Liga 1 2024/2025 dengan kepala tegak usai membungkam PSIS Semarang 2-1 di Stadion Jatidiri, Sabtu (24/5/2025).
Namun, kenyataan pahit tetap Laskar Antasari harus angkat koper ke Liga 2.
Pada saat jalan pertandingan drama pun terjadi sejak menit awal. Tuan rumah PSIS sempat mengancam lebih dulu lewat tendangan jarak jauh Lucas Barreto, namun Nor Halid masih sigap di bawah mistar.
Setelah itu, giliran Barito yang tampil menggila. Tahu hanya kemenangan yang bisa jadi harapan terakhir, mereka terus menekan habis-habisan.
Namun justru PSIS yang lebih dulu mencetak gol. Barreto menjebol gawang Barito di menit 40 lewat sepakan cerdik. Tertinggal satu gol, Barito bangkit. Tambahan waktu babak pertama jadi titik balik ketika Murilo Mendes menyamakan skor 1-1 di menit 45+3.
Baru dua menit babak kedua berjalan, Barito kembali mengguncang stadion. Kali ini giliran Lucas Morelatto yang membalikkan keadaan jadi 2-1. Mimpi tetap hidup. Asa tetap menyala.
Namun, kemenangan itu ternyata tak cukup. Di saat bersamaan, Semen Padang FC juga mengamankan tiga poin atas Arema FC.
Hasil yang membuat Barito Putera dan PSS Sleman tetap terjerembab di zona degradasi sama-sama mengantongi 34 poin, dua angka di bawah Semen Padang.
Kekalahan ini pun melengkapi daftar tim yang harus undur diri dari Liga 1 yakni PSIS Semarang, PSS Sleman, dan Barito Putera. Sebagai gantinya, musim depan akan hadir darah segar dari Liga 2 yaitu PSIM Yogyakarta, Bhayangkara FC, dan Persijap Jepara.















Leave a Reply