Kalseldaily.com – Banjarmasin – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan kembali melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan. Kegiatan ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Bimtek kali ini merupakan angkatan kedua dan diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari pustakawan serta pengelola perpustakaan dari 13 kabupaten/kota, perpustakaan sekolah, hingga perpustakaan khusus se-Kalsel.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispersip Kalsel, Adethia Hailina, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Perpusnas RI dan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia bidang perpustakaan.
“Bimtek literasi informasi bagi pustakawan dan pengelola perpustakaan ini sangat penting untuk dilaksanakan secara rutin. Banyak ASN maupun non-ASN yang bekerja di perpustakaan tanpa latar belakang pendidikan kepustakawanan. Mereka belajar dari pengalaman langsung atau ‘learning by doing’, dan kegiatan ini menjembatani kebutuhan mereka untuk lebih profesional,” ujar Adethia.
Adethia juga menekankan bahwa sertifikasi menjadi kunci penting dalam pengembangan karier para pustakawan dan pengelola perpustakaan. Lebih dari itu, sertifikasi juga menjadi bukti bahwa layanan perpustakaan yang diberikan telah memenuhi standar nasional.
“Sertifikasi ini sangat berdampak terhadap mutu layanan. Masyarakat berhak mendapatkan layanan optimal dari pustakawan yang tersertifikasi dan kompeten,” tambahnya.
Namun, Adethia mengakui masih ada tantangan yang dihadapi daerah dalam pelaksanaan sertifikasi, seperti keterbatasan anggaran dan minimnya SDM yang berkompeten sebagai tutor atau trainer.
“Kami tetap berupaya menyelenggarakan sertifikasi pustakawan secara penuh pada 2026 mendatang, tidak hanya berupa subsidi. Untuk itu, kami harap peserta Bimtek tahun ini dapat bersiap mengikuti sertifikasi tahun depan,” jelasnya.
Dengan semakin bertambahnya pustakawan yang tersertifikasi, Adethia optimis perpustakaan di Kalsel akan semakin berkembang, dan berdampak pada peningkatan kemampuan literasi masyarakat secara luas.
“Kami yakin, layanan perpustakaan yang berkualitas akan mendorong lonjakan signifikan dalam literasi masyarakat,” pungkasnya.















Leave a Reply