Kalseldaily.com Tabalong – Pembangunan kawasan pertanian terintegrasi Jirak Food Cluster (JIFOC) di Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, kini hampir mencapai tahap akhir. Proyek sepanjang 3,5 kilometer itu digadang menjadi pusat pengembangan agrowisata sekaligus motor ketahanan pangan lokal.
Kepala Desa Jirak, Pansyah, menuturkan bahwa meski progres fisik pembangunan sudah hampir rampung, dukungan dari berbagai pihak tetap dibutuhkan, terutama untuk melengkapi infrastruktur pendukung.
“Desa telah mengalokasikan dana sekitar Rp500 juta dan kita berharap support dari Pemprov Kalsel untuk pengembangan kawasan ini,” ujar Pansyah di Tabalong, Minggu (6/10/2025).
Menurutnya, peningkatan kualitas jalan usaha tani menjadi salah satu kebutuhan mendesak. Jalan sepanjang dua kilometer menuju kawasan JIFOC masih berlumpur dan sulit dilalui, sementara anggaran desa belum mencukupi untuk perbaikan menyeluruh.
Sementara itu, Camat Pugaan Farith Yusriannur Riza yang turut mendampingi kunjungan anggota DPRD Provinsi Kalsel Firman Yusi bersama Forkopimca Pugaan, mengungkapkan progres pembangunan JIFOC sudah mencapai sekitar 85 persen.
“Sinergi lintas sektor sangat penting dalam rangka merealisasikan program strategis, salah satunya pembangunan JUT yang mendukung kawasan ketahanan pangan di Kecamatan Pugaan,” jelas Farith.
Ia menambahkan, ketahanan pangan di Desa Jirak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa semata, tetapi juga perlu dukungan dari sektor swasta dan pemerintah provinsi.
“Kami berharap program pembangunan jalan usaha tani bisa masuk dalam program Pemprov Kalsel,” ujarnya.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, Farith optimistis pengelolaan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di kawasan Jirak bisa berjalan lebih terintegrasi.
Dukungan serupa datang dari Edy Gunawan, Kepala UPT Pemeliharaan Jalan, Jembatan, dan Pengairan Wilayah 1 Dinas PUPR Tabalong. Ia memastikan perbaikan jalan menuju kawasan JIFOC akan segera dilakukan.
“Akses jalan bagian depan masih rusak dan akan kita tangani segera,” jelas Edy.
Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap pengembangan JIFOC tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui agrowisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan. (SC Antara)















Leave a Reply