Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Hampir Selesai! Jirak Food Cluster Bakal Jadi Pusat Agrowisata Baru di Tabalong


 Kunjungan ke lokasi pembangunan JIFOC Desa Jirak Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong, Sabtu (4/10/2025). Foto: Antara Perbesar

Kunjungan ke lokasi pembangunan JIFOC Desa Jirak Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong, Sabtu (4/10/2025). Foto: Antara

Kalseldaily.com  Tabalong – Pembangunan kawasan pertanian terintegrasi Jirak Food Cluster (JIFOC) di Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, kini hampir mencapai tahap akhir. Proyek sepanjang 3,5 kilometer itu digadang menjadi pusat pengembangan agrowisata sekaligus motor ketahanan pangan lokal.

Kepala Desa Jirak, Pansyah, menuturkan bahwa meski progres fisik pembangunan sudah hampir rampung, dukungan dari berbagai pihak tetap dibutuhkan, terutama untuk melengkapi infrastruktur pendukung.

“Desa telah mengalokasikan dana sekitar Rp500 juta dan kita berharap support dari Pemprov Kalsel untuk pengembangan kawasan ini,” ujar Pansyah di Tabalong, Minggu (6/10/2025).

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan usaha tani menjadi salah satu kebutuhan mendesak. Jalan sepanjang dua kilometer menuju kawasan JIFOC masih berlumpur dan sulit dilalui, sementara anggaran desa belum mencukupi untuk perbaikan menyeluruh.

Sementara itu, Camat Pugaan Farith Yusriannur Riza yang turut mendampingi kunjungan anggota DPRD Provinsi Kalsel Firman Yusi bersama Forkopimca Pugaan, mengungkapkan progres pembangunan JIFOC sudah mencapai sekitar 85 persen.

“Sinergi lintas sektor sangat penting dalam rangka merealisasikan program strategis, salah satunya pembangunan JUT yang mendukung kawasan ketahanan pangan di Kecamatan Pugaan,” jelas Farith.

Ia menambahkan, ketahanan pangan di Desa Jirak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa semata, tetapi juga perlu dukungan dari sektor swasta dan pemerintah provinsi.

“Kami berharap program pembangunan jalan usaha tani bisa masuk dalam program Pemprov Kalsel,” ujarnya.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, Farith optimistis pengelolaan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di kawasan Jirak bisa berjalan lebih terintegrasi.

Dukungan serupa datang dari Edy Gunawan, Kepala UPT Pemeliharaan Jalan, Jembatan, dan Pengairan Wilayah 1 Dinas PUPR Tabalong. Ia memastikan perbaikan jalan menuju kawasan JIFOC akan segera dilakukan.

“Akses jalan bagian depan masih rusak dan akan kita tangani segera,” jelas Edy.

Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap pengembangan JIFOC tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui agrowisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan. (SC Antara)

 

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Langgar AMDAL, 18 Perusahaan Tambang di Kalsel Terancam Dicabut Izinnya

15 April 2026 - 13:02

Kalsel Masuk Posisi Kedua PHK Nasional, Lebih dari Seribu Pekerja Terdampak

13 April 2026 - 14:43

Respons Penolakan Kalsel, Wamendagri Tegaskan Pemda Wajib Terapkan WFH Jumat

9 April 2026 - 14:29

H. Muhidin Resmikan Safety Driving Center Polda Kalimantan Selatan di Banjarbaru

8 April 2026 - 20:19

ACFFEST Movie Day 2026 Resmi Digelar, KPK Ajak Sineas Kalsel Lawan Korupsi

8 April 2026 - 18:40

Lonjakan Harga Plastik Bebani Pedagang Kecil di Kalsel

6 April 2026 - 19:59

Trending di Ekonomi