Kalseldaily.com Banjarmasin – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan memperkenalkan layanan pembayaran terbaru bernama QRIS Tap, sebagai langkah mempercepat transformasi digital di sektor keuangan daerah. Soft launching QRIS Tap ini digelar bersamaan dengan perayaan Bankers Day 2025, bertempat di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Minggu (26/10).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, menjelaskan bahwa QRIS Tap merupakan inovasi dari sistem pembayaran QRIS yang sudah dikenal luas masyarakat. Melalui layanan ini, pengguna cukup menempelkan ponsel ke alat pembaca (NFC reader) tanpa perlu memindai kode QR secara manual.
“QRIS Tap memungkinkan transaksi menjadi lebih cepat, mudah, dan tetap aman. Masyarakat cukup menggunakan ponsel dengan fitur NFC, dan pembayaran dapat terselesaikan hanya dalam beberapa detik,” ujar Fadjar.
Bank Indonesia menilai, inovasi ini menjadi tonggak baru dalam memperluas ekosistem pembayaran digital di Kalimantan Selatan. Data hingga Agustus 2025 menunjukkan, volume transaksi QRIS di wilayah ini telah mencapai 36,8 juta transaksi, menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran nontunai.
Melalui penerapan QRIS Tap, Fadjar berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan digital untuk berbagai kebutuhan transaksi, baik di sektor perdagangan, jasa, maupun UMKM. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
Peluncuran awal QRIS Tap ini juga menjadi momentum bagi perbankan di Kalimantan Selatan untuk memperkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia. Sejumlah bank telah menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan layanan ini kepada nasabah mereka.
Sebagai kelanjutan, Bank Indonesia akan menggelar kegiatan QRIS Tap Experience pada minggu kedua November 2025 di Duta Mall Banjarmasin, di mana masyarakat dapat mencoba langsung fitur pembayaran ini sekaligus mendapatkan edukasi terkait keamanan transaksi digital.
Inovasi QRIS Tap memperlihatkan arah baru transformasi ekonomi digital Kalimantan Selatan. Selain mempercepat transaksi, sistem ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk beradaptasi dengan pola konsumsi modern yang mengutamakan kecepatan dan efisiensi. (Daily/Fin)
















Leave a Reply