Kalseldaily.com Hulu Sungai Selatan — Sebanyak 21 tim tampil dalam Kejuaraan Perahu Naga yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-75 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Lomba yang digelar di Dermaga LLSAD Desa Tumbukan Banyu, Kecamatan Daha Selatan, ini berlangsung selama dua hari, 29–30 November 2025.
Setiap tim mewajibkan keikutsertaan dua pelajar sebagai upaya regenerasi atlet. Kebijakan ini diharapkan dapat memunculkan bibit muda cabang olahraga dayung. Antusiasme masyarakat pun tampak tinggi, menjadikan perlombaan ini salah satu agenda yang paling dinanti setiap Hari Jadi HSS.
Wakil Bupati HSS, H. Suriani, saat membuka kegiatan menyebut perahu naga bukan sekadar lomba, tetapi simbol kekompakan dan semangat kebersamaan warga HSS.
“Setiap tim harus bergerak serempak dan saling menguatkan,” ujarnya singkat. Ia menilai nilai-nilai tersebut mencerminkan semangat pembangunan daerah yang hanya dapat dicapai melalui kerja sama.
Wabup juga memandang peringatan 75 tahun HSS sebagai momentum meneguhkan kembali identitas dan potensi daerah. Kegiatan budaya dan olahraga tradisional seperti perahu naga disebutnya memiliki daya tarik tersendiri dan penting dikembangkan sebagai bagian dari pariwisata daerah.
Dalam kesempatan itu, ia memberikan apresiasi kepada panitia, Dispora HSS, serta sponsor seperti PT Antang Gunung Meratus dan PT Subur Agro Makmur. Suriani menilai dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet dayung agar prestasinya terus meningkat. “Kita ingin memberi motivasi bagi para atlet, terutama di wilayah Daha,” katanya.
Kejuaraan Perahu Naga 2025 diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan kompetitif. Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran para tokoh agama, pimpinan organisasi perempuan, camat, perangkat daerah, serta jajaran perusahaan sponsor. (Daily/Fin)















Leave a Reply