kalseldaily.com Banjarbaru – Jumlah penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, diperkirakan mengalami kenaikan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Meski begitu, lonjakan yang terjadi dinilai masih dalam batas normal dan dapat dilayani dengan baik oleh pihak bandara.
General Manager InJourney Airports Bandara Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan peningkatan jumlah penumpang memang ada, namun tidak terlalu besar. “Kenaikan penumpang sekitar dua persen,” ujarnya.
Selain penumpang, pergerakan pesawat juga diprediksi ikut bertambah. Millyas menyebut kenaikannya berada di kisaran enam persen selama periode Nataru. “Masih cukup untuk dilayani terminal,” katanya singkat.
Manajemen bandara memprediksi puncak arus keberangkatan akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025. Pada hari tersebut, aktivitas penumpang diperkirakan lebih padat dibanding hari-hari biasa.
Sementara itu, puncak kedatangan atau arus balik diperkirakan jatuh pada Sabtu, 3 Januari 2026.
“Puncak arus balik di tanggal 3 Januari,” ucap Millyas.
Meski memasuki musim liburan, hingga saat ini belum ada maskapai baru yang mengajukan tambahan jadwal penerbangan ke Banjarmasin. Pihak bandara mencatat baru satu maskapai yang mengajukan extra flight.
“Baru Citilink untuk rute Banjarmasin–Surabaya,” katanya.
Millyas juga mengungkapkan bahwa hingga kini belum terlihat lonjakan penumpang yang signifikan menjelang Nataru. Jumlah penumpang harian masih berada di angka normal.
“Rata-rata masih sekitar 9 ribu penumpang per hari,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, pihak bandara memastikan kesiapan layanan tetap optimal selama periode libur akhir tahun. Manajemen optimistis operasional bandara dapat berjalan lancar meski terjadi peningkatan aktivitas penerbangan. (Daily/Fin).















Leave a Reply